detikcom
Senin, 22/08/2005 14:09 WIB

Berlaku Mulai 23 Agustus

Daftar Baru Tarif Jalan Tol

Arin Widiyanti - detikNews
Jakarta - Mulai Selasa, 23 Agustus 2005, kocek Anda yang tersedot untuk transportasi akan kian kencang saja. Maklum, tarif tol akan naik mulai Selasa besok. "Untuk Jabotabek, ruas terdekat akan ada kenaikan untuk jarak dekat naik Rp 500," kata Menteri PU Djoko Kirmanto saat ditemui di Wisma Kadin, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2005). Daftar baru tarif jalan tol yang didapat dari Jasa Marga adalah sebagai berikut: Tol RAMT Dukuh, Taman Mini, Pondok Gede Barat, Pondok Gede Timur, Kebon Jeruk: Golongan I Rp 1.000 jadi Rp 1.500 Golongan I Umum dari Rp 500 jadi Rp 1.000 Golongan IIA dari Rp 1.000 jadi Rp 1.500 Golongan IIA Umum dari Rp 800 jadi Rp 1.000 Golongan IIIB dari Rp 1.000 jadi Rp 1.500 Tol Jakarta-Cikampek: Golongan I Rp 9.000 Golongan I Umum Rp 7.500 Golongan II A Rp 16.000 Golongan II A Umum Rp 12.500 Golongan IIB 19.000 Jakarta-Tangerang: Ruas Tomang-Tangerang Barat: Golongan I Rp 3.500 Golongan I Umum Rp 2.000 Golongan IIA Rp 4.000 Golongan IIA Umum Rp 2.500 Golongan IIB Rp 5.000 Ruas Tomang-Meruya Golongan I Rp 1.500 Golongan I Umum Rp 1.000 Golongan IIA Rp 1.500 Golongan IIA Umum Rp 1.000 Golongan IIB Rp 1.500 Ruas Tangerang-Tangerang Barat Golongan I Rp 1.500 Golongan I Umum Rp 1.000 Golongan IIA Rp 1.500 Golongan IIA Umum Rp 1.500 Golongan IIB Rp 1.500 Tol Padaleunyi: Golongan I Rp 4.500 Golongan I Umum Rp 3.500 Golongan IIA Rp 7.500 Golongan IIA Umum Rp 6.000 Golongan IIB Rp 6.500 Tol Surabaya-Gempol Ruas Waru-Gempol Golongan I Rp 3.000 Golongan I Umum Rp 2.500 Golongan IIA Rp 4.500 Golongan IIA Umum Rp 3.500 Golongan IIB Rp 6.000 Ruas Dupak-Waru Golongan I Rp 2.000 Golongan I Umum Rp 1.500 Golongan IIA Rp 2.500 Golongan IIA Umum Rp 2.000 Golongan IIB Rp 3.000 Tol Belmera Golongan I Rp 3.500 Golongan I Umum Rp 3.000 Golongan IIA Rp 6.000 Golongan IIA Umum Rp 4.500 Golongan IIB Rp 6.500 Tol Palikanci Golongan I Rp 6.000 Golongan I Umum Rp 4.500 Golongan IIA Rp 7.500 Golongan II Umum Rp 6.500 Golongan IIB Rp 10.500 Tol Dalam Kota Golongan I Rp 4.500 Golongan I Umum Rp 2.500 Golongan IIA Rp 6.000 Golongan IIA Umum Rp 2.500 Golongan IIB Rp 7.500 Tol Serpong Pondok Aren Golongan I Rp 3.000 Golongan I Umum Rp 2.500 Golongan IIA Rp 5.000 Golongan IIA Umum Rp 4.000 Golongan IIB Rp 6.500 Tol Semarang Seksi A: Golongan I Rp 1.500 Golongan I Umum Rp 1.000 Golongan IIA Rp 1.500 Golongan IIA Umum Rp 1.000 Golongan IIB Rp 2.000 Seksi B: Golongan I Rp 1.500 Golongan I Umum Rp 1.000 Golongan IIA Rp 1.500 Golongan IIA Umum Rp 1.000 Golongan IIB Rp 2.000 Seksi C: Golongan I Rp 1.500 Golongan I Umum Rp 1.000 Golongan IIA Rp 2.000 Golongan IIA Umum Rp 1.500 Golongan IIB Rp 2.500 Tol Cipularang: Cikampek-Purwakarta Utara: Golongan I Rp 4.500 Golongan I Umum Rp 4.000 Golongan IIA Rp 7.000 Golongan IIA Umum Rp 6.000 Golongan II B Rp Rp 9.000 Paralarang-Bypass Golongan I Rp 2.000 Golongan I umum Rp 1.500 Golongan IIA Rp 3.000 Golongan IIA Umum Rp 2.500 Golongan II B Rp 4.000 Diskon Menteri PU juga mengungkapkan, pihaknya akan memberikan diskon 25 persen bagi kendaraaan umum yang mendaftar langganan ke operator jalan tol. Pertimbangannya, kendaraan umum selain taksi adalah sarana transportasi masyarakat menengah ke bawah. Lalu kapan tarif itu diberlakukan? "Pelaksanannya bisa mulai pukul 24.00 WIB atau besok pagi pukul 08.00 WIB, tergantung saya meneken kenaikan," jawab Djoko Kirmanto. Kenaikan tarif tol sesuai dengan UU 38/2004 yang antara lain isinya, setiap dua tahun akan ada penyesuaian tarif. "Jadi tahun 2007 akan dievaluasi lagi," kata Djoko.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrl/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%