detikcom
Kamis, 11/08/2005 18:23 WIB

Tolak Akuisisi, Ratusan Karyawan BTN Bandung Demo

Ahmad Yunus - detikNews
Bandung - Tak setuju dengan rencana akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh BNI, ratusan karyawan BTN Bandung melakukan aksi protes. Aksi yang dilakukan usai jam kerja, mulai pukul 17.00 WIB ini dilakukan di aula Bank BTN Bandung, Jalan Sumatera, Bandung, Kamis (11/8/2005). Sekitar 300 karyawan mengenakan ikat kepala berwana putih bertuliskan 'Tolak Akuisisi'. Selain itu, secara bergantian para karyawan melakukan orasi. Beberapa poster dan spanduk juga dipasang. Antara lain bertuliskan 'BTN independen, pilihan final', 'Pertahankan BTN sampai Bisa', 'Go to hell akuisisi', dan ' BTN tidak dijual'. Ketua Serikat Pekerja Bank BTN Taufan Yogi menyatakan konsekwensi dari akuisisi, ribuan karyawan BTN terancam terkena PHK dan pensiun dini. "Ini meresahkan karyawan," kata Yogi. Sebelumnya, Menteri Negara BUMN Sugiharto, Senin (8/8/2005) memastikan rencana untuk mengakuisisi BTN. Sugiharto mengatakan dalam beberapa hari ke depan BNI akan melakukan presentasi di Bank Indonesia untuk meminta klarifikasi. “Diusahakan merger itu tetap tahun ini,” kata Sugiharto. Menurut Sugiharto, akuisisi BNI terhadap BTN sangat tergantung pada dinamika diskusi dengan otoritas moneter, yaitu Bank Indonesia. Selain itu, hasil uji tuntas (due dilligence) juga akan turut mempengaruhi proses tersebut. Untuk menggabungkan kedua bank plat merah itu, kata Sugiharto, terlebih dahulu harus dipelajari kultur dari keduanya. “Menteri teknis yang berhubungan dengan perumahan juga harus diajak bicara,” kata dia.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(jon/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%