Detik.com News
Detik.com

Senin, 13/06/2005 16:33 WIB

SBY Buka SMS, Sutiyoso Dialog Interaktif Lewat Radio

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso tak mau kalah dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah SBY membuka pelayanan pengaduan lewat SMS di ponselnya, Sutiyoso membuka dialog interaktif lewat radio. "Saya justru ingin radio, kita bisa buka interaktif langsung dengan masyarakat," ujar Sutiyoso di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2005). Keinginan Sutiyoso agar dekat dengan warga Jakarta itu ternyata sudah diidam-idamkannya sejak lama. Namun keinginan itu belum direspons baik oleh Biro Humas Pemprov DKI Jakarta. Sutiyoso akan membuka kesempatan kepada seluruh stasiun radio di Jakarta untuk dijadikan wadah tempatnya berinteraksi dengan warga Ibukota. Dengan adanya dialog ini, Sutiyoso optimistis akan mendapatkan banyak masukan dari warga Jakarta. Terutama mengenai kinerja kepala dinas yang dilantiknya. "Aparat nggak bener, saya langsung ngerti," kata Sutiyoso. Mengenai waktu dan teknis pelaksanaan dialog interaktif ini, Kabiro Humas Pemprov DKI Jakarta Catur Laswanto masih meneliti keinginan gubernur tersebut. "Lagi diteliti dulu bentuknya seperti apa, itu nanti Biro Humas akan memberitahu bila penelitiannya sudah selesai," kata Catur.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ism/)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%