detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Senin, 28/03/2005 14:26 WIB

Diduga Bawa Bom, Truk Fuso Hebohkan Makro Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Isu bom kembali mengguncang Pekanbaru. Sebuah mobil truk Fuso yang diparkir seharian di Plaza Makro Jl Soekarno-Hatta disangka membawa bahan peledak. Tapi, setelah dicek, truk itu hanya berisikan bahan kimia untuk kebutuhan foto kopi. Plaza Makro yang selama ini banyak dikunjungi konsumen karena harganya yang relatif murah di Pekanbaru, Senin (28/3/2005) dihebohkan dengan isu bom. Pihak security memberitahukan kepada polisi sekitar pukul 9.30 WIB, bahwa di bagian gudang terdapat mobil Fuso yang dicurigai membawa bahan peledak. Pagi itu, sejumlah karyawan sempat panik dan merasa takut jika benar-benar truk itu berisikan bahan peledak. Hanya saja, pengunjung memang belum ramai, maklum pagi itu Makro baru saja buka dan belum ada pengunjungnya. Mendapat laporan tersebut, Tim Jihandak Brimob Polda Riau segera turun ke lokasi. Penyisiran pun mulai dilakukan. Tapi, setelah diperiksa, truk Fuso itu tidak terbukti berisikan bom. Di dalam truk itu, hanya ditemukan zat kimia untuk kebutuhan foto kopi. Sementara itu, Kabag Ops Kapoltabes Pekanbaru Kompol Boni Dijanto kepada wartawan menjelaskan, truk Fuso yang berada di bagian gudang itu bukanlah milik Plaza Makro. Truk sarat mautan itu masuk di gudang Makro sejak Minggu (27/3/2005) sore. Pihak security sendiri tidak curiga ketika truk itu memasuki halaman gudang Makro. Sebab, diperkirakan truk itu akan melakukan pembongkaran barang sebagaimana biasanya. Tapi rupanya, sejumlah informasi yang diterima pihak kepolisian, truk ini ternyata melarikan diri setelah terjadi tabrakan di Kabupaten Kampar-Riau. Untuk menyelematkan diri, sopir truk secara diam-diam memarkirkan di gudang Plaza Makro. "Kita tengah kerja sama dengan pihak Polres Kampar untuk mencari tahu tentang peristiwa tabrakan itu. Sedang sopirnya hingga kini melarikan diri," kata Boni.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(asy/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%