detikcom
Minggu, 06/03/2005 16:54 WIB

Banjir, Warga Kampung Pulo Pindahkan Resepsi Pernikahan

Dian Intannia - detikNews
Jakarta - Banjir di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur menggangu acara resepsi pernikahan yang digelar warga. Setidaknya, ada lima warga yang menggelar resepsi pernikahan anaknya. Namun, karena banjir, tempat resepsi pun dipindah. Pemantauan detikcom, Minggu (6/3/2005) di sepanjang Jl. Jatinegara Barat, terdapat setidaknya 5 umbul-umbul pernikahan dari janur kuning itu. Sebagian besar resepsi pernikahan itu digelar pada hari ini di rumah-rumah mereka. Madira, warga Rt 10/2 Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, merupakan salah satu keluarga yang menggelar hajatan perkawinan anaknya, Ahmad Rozak alias Jaka dengan Nurlaila alis Lela. Sesuai undangan, resepsi pernikahan akan digelar rumahnya itu. Namun, karena banjir melanda kampungnya dan rumahnya tergenang air, maka secepat kilat Madira memindahkan resepsi pernikahan anaknya itu di gedung PTDI, yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Madira pun membuat pengumuman secara mendadak dan ditempel di gang menuju rumahnya, agar tamu tidak kecele. Keputusan untuk memindahkan tempat resepsi pernikahan Jaka-Lela ini baru dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Sebenarnya, mereka sudah mendengar kemungkinan akan ada banjir sejak pukul 03.00 WIB. "Ya sudah setelah banjir, pukul 11.00 tadi kita langsung menghubungi gedung ini dan pindah di sini," kata Madira saat ditemui detikcom sekitar pukul 15.00 WIB. Madira sangat berterima kasih kepada para tetangganya yang telah membantu memindahkan tempat resepsi pernikahan anaknya itu. Para tetangga membantu menyediakan makanan, barang-barang, kursi, meja, dan lain-lain. "Ya, namanya juga musibah. Gak ada yang enak. Untungnya, tetangga yang membantu pindahan. Saya sih gak ngapa-ngapin. Cuma ngangkat mantu aja. Ya manusia hanya berencana, Tuhan yang menentukan," kata dia. Tamu yang datang ke pernikahan keluarga Madira memang tampak banyak. Namun, mereka sebagian besar adalah kerabat dari pengantin perempuan yang berasal dari Kalibata. Sementara tetangga-tetangga Madira tidak terlalu banyak yang hadir, karena masih mengurusi rumah-rumah mereka yang juga kebanjiran. Selain Madira, Hj Amdah, warga RT 03/2 Kampung Pulo juga menggelar resepsi pernikahan anaknya. Sesuai undangan, resepsi pernikahan itu akan digelar di rumahnya. Namun, karena kebanjiran, resepsi pernikahan anak itu akhirnya dipindah ke rumah tetangganya, yang tidak terkena banjir. Keluarga Acang, warga RT 09/03 Kampung Pulo juga memutuskan memindahkan acara resepsi pernikahan anaknya. Karena rumahnya kebanjiran, Acang memindahkan acara pernikahan itu ke rumah saudaranya di Cawang. Sementara keluarga Usep, warga RT 05/2 Kampung Pulo juga memindahkan resepsi pernikahan anaknya ke rumah tetangga. Sedangkan Ali, warga lainnya, telah selesai menggelar resepsi pernikahan anaknya pada Sabtu malam. Namun, dia terganggu untuk membereskan rumahnya karena banjir ini.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asy/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close