Detik.com News
Detik.com

Jumat, 04/03/2005 13:28 WIB

Kasus Korupsi Rp 8,6 M

Bupati Singkil Jadi Tersangka

Nur Raihan - detikNews
Banda Aceh - Bupati Singkil, Makmur Syahputra, resmi menjadi tersangka kasus korupsi penggelapan dana kas daerah Singkil senilai Rp 8,6 miliar, Jumat (4/3/2005). Bersamaan dengan itu, berkas perkara diserahkan ke jaksa penyidik di Kejati NAD. Pemeriksaan akan dimulai awal pekan depan. "Setelah tim intel Kejati NAD melakukan pemeriksaan dan menemukan barang bukti yang cukup kita tetapkan bupati dan beberapa lainnya menjadi tersangka dalam kasus penyimpangan pengeluaran dana dari kas daerah," jelas Asintel Kajati NAD, Gerry Yasid kepada wartawan di Kejati NAD, Banda Aceh, Jumat (4/3/2005). Gerry menambahkan, selain Bupati, Sekretaris Daerah Ridwan Hasan dan Kabag Keuangan Dicar Sinaga serta sejumlah pejabat eksekutif lainnya, juga terlibat dalam kasus ini. Barang bukti yang telah dikumpulkan berupa kas bon, surat peyetoran pajak, nota dinas dan memo. "Pokoknya semua barang bukti tersebut dalam rangka mengeluarkan uang dari kas daerah," terang Gerry. Menurut Gerry, ini merupakan kasus pertama yang berhasil dibuka sejak terjadinya bencara gempa bumi dan tsunami di Aceh. Dikatakannya, bencana nasional tersebut tidak membuat jajarannya lengah. "Kita tetap eksis melakukan penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan korupsi," tandas Gerry. Dia juga berjanji untuk kedepannya, akan ada banyak kasus serupa yang segera diungkap.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nrl/)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%