detikcom
Senin, 03/01/2005 13:53 WIB

Penanganan Pasca Tsunami di Nias Masuki Tahap Rehabilitasi

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Penanganan pasca gempa dan tsunami di Pulau Nias saat ini tinggal memasuki tahap rehabilitasi. Sedangkan penanganan korban luka dan meninggal telah selesai dilakukan pekan lalu. Hal ini disampaikan utusan khusus presiden untuk penanganan gempa dan tsunami di Pulau Nias, TB Silalahi usai menghadap presiden di Kantor Kepresidenan, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, (3/1/2005). "Kondisi Nias under control sejak H+3," tegas Silalahi. Untuk tahap rehabilitasi yang akan dimulai pekan ini prioritasnya adalah pembangunan kembali fasilitas umum yang rusak akibat terjangan gelombang tsunami seperti rumah ibadah, rumah sakit, dan pembangunan kembali rumah-rumah penduduk yang hancur. Akibat gelombang tsunami kurang lebih dari 1.000 rumah penduduk rata dengan tanah. Salah satu hal yang masih menjadi kendala di Pulau Nias adalah belum pulihnya jalur transportasi darat secara optimal, sehingga masih dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk membawa logistik dari Gunung Sitoli ke tempat penampungan para pengungsi yang berjarak kurang lebih 80 km. Akibat bencana tersebut, kata dia, korban tewas ada 139 orang termasuk yang hilang. Sementara kerugian harta benda belum bisa ditaksir. Penanganan untuk Pulau Nias diakuinya relatif lebih cepat dibandingkan Aceh, karena selain wilayahnya lebih kecil juga skala kerusakanya yang tidak sebesar Aceh.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(umi/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%