detikcom

Senin, 22/11/2004 12:00 WIB

KPK Rekam Sidang Adrian

Melly Febrida - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantas Tindak Pidana Korupsi alias KPK menaruh perhatian besar pada sidang Adrian Waworuntu, tersangka pembobolan BNI Rp 1,7 triliun. KPK mengirim stafnya untuk merekam sidang tersebut. Sebanyak 3 kamera perekam telah disiagakan di depan, samping dan belakang ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl.Ampera Raya, tempat Adrian dijadwalkan disidang, Senin (22/11/2004). Tiga staf KPK menyebut alat itu sebagai DVD recorder. Selain itu juga dipasang komputer mixer. Staf KPK menyatakan, lembaganya merekam sidang-sidang kasus korupsi yang menarik perhatian massa, misalnya kasus BNI. Sebelumnya, KPK telah merekam sidang tersangka BNI lainnya. Sementara itu, sidang Adrian tak juga dimulai. Dijadwalkan sidang dimulai pukul 09.00 WIB, lalu molor sejam. Tapi hingga pukul 12.00 WIB, sidang tak juga digelar. "Adrian masih dalam perjalanan," kata salah satu jaksa. Puluhan wartawan telah hadir sejak pagi.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrl/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%