detikcom
Jumat, 15/10/2004 17:15 WIB

Bandar Narkoba Ditembak Mati

Dadan Kuswaraharja - detikNews
Jakarta - Sondang Wijaya alias Jacob (35), bandar narkoba tewas tertembus timah panas saat berusaha kabur dari kejaran polisi di Taman Sari, Jakarta Barat. "Peluru mengenai kaki dan perutnya. Jacob akhirnya tewas, Jumat (15/10/2004) dini hari pukul 03.00 WIB," kata Kasat II Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Heru di Polda Metro Jaya, Jumat (15/10/2004). Dikatakan Heru, Jacob telah menjadi target operasi Polda Metro Jaya sejak lama. Pertama kali, Jacob ditangkap di Tankiwood, Taman Sari, Jakarta Barat. Dari tangan tersangka, polisi menyita 1.500 ekstasi, 430 gram shabu-shabu dan uang tunai sebesar Rp 7 juta serta HP Nokia seri terbaru."Dia biasa menjual narkoba di diskotek dan taman hiburan," ujar Heru. Insiden penembakan terjadi, ketika polisi akan melakukan pengembangan penyelidikan ke Lokasari. Tiba-tiba di tengah jalan Jacob kabur. Polisi pun melepaskan tembakan peringatan. Karena tidak digubris, polisi menembak lagi dan peluru menembus kaki dan perut tersangka. Akhirnya, Jacob tersungkur tewas.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%