detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 20:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 15/10/2004 17:15 WIB

Bandar Narkoba Ditembak Mati

Dadan Kuswaraharja - detikNews
Jakarta - Sondang Wijaya alias Jacob (35), bandar narkoba tewas tertembus timah panas saat berusaha kabur dari kejaran polisi di Taman Sari, Jakarta Barat. "Peluru mengenai kaki dan perutnya. Jacob akhirnya tewas, Jumat (15/10/2004) dini hari pukul 03.00 WIB," kata Kasat II Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Heru di Polda Metro Jaya, Jumat (15/10/2004). Dikatakan Heru, Jacob telah menjadi target operasi Polda Metro Jaya sejak lama. Pertama kali, Jacob ditangkap di Tankiwood, Taman Sari, Jakarta Barat. Dari tangan tersangka, polisi menyita 1.500 ekstasi, 430 gram shabu-shabu dan uang tunai sebesar Rp 7 juta serta HP Nokia seri terbaru."Dia biasa menjual narkoba di diskotek dan taman hiburan," ujar Heru. Insiden penembakan terjadi, ketika polisi akan melakukan pengembangan penyelidikan ke Lokasari. Tiba-tiba di tengah jalan Jacob kabur. Polisi pun melepaskan tembakan peringatan. Karena tidak digubris, polisi menembak lagi dan peluru menembus kaki dan perut tersangka. Akhirnya, Jacob tersungkur tewas.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(aan/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%