detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 09/09/2004 10:19 WIB

Presiden Mega Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Sultan Brunei

Nurul Hidayati - detikNews
Jakarta - Sultan Brunei mantu, Kamis (9/9/2004). Para keluarga kerajaan dan orang terkemuka di seluruh dunia, termasuk Presiden Megawati, menghadiri perhelatan supermewah itu. Pasangan yang berbahagia adalah Putra Mahkota Al Muhtadee Billah Bolkiah (30) -- putra Sultan Hassanal Bolkiah -- dan Sarah Salleh (17) yang punya darah Swiss. Pernikahan penuh emas dan berlian ini disebut-sebut sebagai pesta pernikahan Asia tahun ini. Presiden Megawati beserta rombongan tiba di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada Rabu sore (8/9). Kehadirannya disambut Menlu Brunei, Mohammed Bolkiah. Pada Rabu malam, Mega telah melakukan pertemuan dengan masyarakat Indonesia yang berada di ibukota Brunei tersebut. Pada Kamis ini Mega menghadiri pesta resepsi. Selain Mega, hadir juga Putra Mahkota Jepang Naruhito, Raja Bahrain Hamad, Pangeran Richard, Pangeran Bandar dari Arab Saudi,PM Singapura Lee Hsien Loong, Menteri Senior Goh Chok Tong dan Lee Kuan Yew. Juga hadir Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo dan PM Malaysia Abdullah Badawi. Usai acara pernikahan, Presiden akan mengadakan pertemuan dengan PM Malaysia Abdullah Badawi. Diperkirakan mereka membicarakan masalah TKI di Malayasia. Pada Kamis siangnya, Presiden dan rombongan akan meninggalkan negeri makmur itu. Turut ke Brunei adalah Taufiq Kiemas, Puan Maharani, dan dua menantunya, Sri Laksmi Dewi dan Nancy Hendriati.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nrl/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%