Selasa, 31/08/2004 15:42 WIB

Kol. Tedjowulan: Pilihan Saya Pensiun Dini atau Minta Izin

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Kolonel (inf) Tedjowulan telah resmi menjadi Paku Buwono XIII. Sebagai tentara aktif dia akan melepor kepada atasannya tentang jabatan terbarunya itu. Kepada Pangdam III/Siliwangi, Tedjo juga mengaku telah memberikan gambaran langkah-langkah apa yang akan diambilnya setelah menjadi raja. "Sebelum saya berangkat ke Solo beberapa hari yang lalu untuk penobatan ini, saya sudah melapor kepada panglima (Pangdam III/Siliwangi -red) bahwa saya minta izin beberapa hari karena diminta keluarga menjadi pemangku budaya yaitu raja di Kraton Surakarta," ujarnya kepada wartawan usai penobatannya, Selasa (31/8/2004). "Karena itu setelah penobatan hari ini, saya juga akan segera kembali ke Bandung untuk memberikan laporan bahwa penobatan telah berlangsung dengan lancar," lanjutnya. Saat meminta izin itu, kata Tedjo, kepada Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Ridwan Sulandjana, dirinya juga memberikan surat penjelasan yang isinya gambaran tentang langkah apa yang akan diambil terkait dengan kedinasannya sebagai militer aktif setelah dinobatkan menjadi raja. Langkah pertama adalah kemungkinan mengambil pensiun dini. Sedangkan sebagai langkah kedua adalah meminta izin dari Mabes TNI untuk menjalankan tugas sebagai raja. Langkah kedua ini meniru langkah almarhum ayahnya, PB XII, yang meminta izin dari dinas militer untuk menjadi raja. "Surat itu sudah saya berikan kepada Pangdam, tapi memang belum ada jawaban. Apa pun jawabannya nanti saya siap menjalankan. Tapi yang jelas beliau panglima memahami keadaan saya," papar Tedjo. Seperti diketahui, Tedjowulan dinobatkan sebagai PB XIII setelah terjadi konflik berkepanjangan seputar suksesi pascamangkatnya PB XII pada 12 Juni lalu. Hingga mangkatnya, PB XII mempunyai 35 putra-putri dari enam orang istri selir karena dia tidak memiliki istri permaisuri. Rencana pengangkatan anak lelaki tertua, KGPH Hangabehi, ditolak oleh banyak pihak karena berbagai alasan. Akhirnya seluruh lembaga utama kraton didukung para kerabat memilih Tedjowulan, anak lelaki kelima sebagai PB XIII. Tedjowulan sendiri mengaku menerima penunjukan itu untuk melerai permasalahan dan menyelamatkan eksistensi Kraton Surakarta.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(asy/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%