Detik.com News
Detik.com

Senin, 17/05/2004 09:00 WIB

SBY Beberkan Visi & Misi di Rakornas PBB Pk 15.30 WIB

Gatot Prihanto - detikNews
Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) sudah mantap mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon presiden. PBB pun mengundang capres dari Partai Demokrat itu untuk menyampaikan visi dan misi dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Senin (17/5/204) sore nanti. "Insya Allah Pak SBY akan datang pukul 15.30 WIB. Pak Jusuf Kalla (cawapres SBY) juga. Sudah diagendakan," kata Wakil Ketua DPP PBB Sahar L Hasan ketika dihubungi detikcom, Senin (17/5/2004) pukul 08.00 WIB. Dijelaskan, acara pada pagi ini, pukul 09.00 WIB, adalah pengarahan dari Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. "Pagi ini ada pengarahan dari Pak Yusril. Kemudian acara pemantapan dukungan terhadap SBY," ujar Sahar. Ketika ditanya apakah digelarnya pemantapan dukungan ini karena ada perpecahan di PBB, Sahar membantahnya. "Memang ada perbedaan, tapi hanya satu orang. Ini (dukungan terhadap SBY) sudah menjadi keputusan rapat pleno PBB pada tanggal 13 Mei. Jadi semua harus mengikuti tertib organisasi." Tentang orang yang dimaksud, Sahar menyebut nama Ketua DPP PBB Ahmad Sumargono. "Hanya Ahmad Sumargono saja. Ini pun karena soal proses saja. Ia mengira tidak ada rapat. Padahal kita berkali-kali rapat. Dan dia hadir dalam rapat pengukuhan pada 13 Mei," demikian Sahar L. Hasan.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gtp/)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%