detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 17/05/2004 09:00 WIB

SBY Beberkan Visi & Misi di Rakornas PBB Pk 15.30 WIB

Gatot Prihanto - detikNews
Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) sudah mantap mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon presiden. PBB pun mengundang capres dari Partai Demokrat itu untuk menyampaikan visi dan misi dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Senin (17/5/204) sore nanti. "Insya Allah Pak SBY akan datang pukul 15.30 WIB. Pak Jusuf Kalla (cawapres SBY) juga. Sudah diagendakan," kata Wakil Ketua DPP PBB Sahar L Hasan ketika dihubungi detikcom, Senin (17/5/2004) pukul 08.00 WIB. Dijelaskan, acara pada pagi ini, pukul 09.00 WIB, adalah pengarahan dari Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. "Pagi ini ada pengarahan dari Pak Yusril. Kemudian acara pemantapan dukungan terhadap SBY," ujar Sahar. Ketika ditanya apakah digelarnya pemantapan dukungan ini karena ada perpecahan di PBB, Sahar membantahnya. "Memang ada perbedaan, tapi hanya satu orang. Ini (dukungan terhadap SBY) sudah menjadi keputusan rapat pleno PBB pada tanggal 13 Mei. Jadi semua harus mengikuti tertib organisasi." Tentang orang yang dimaksud, Sahar menyebut nama Ketua DPP PBB Ahmad Sumargono. "Hanya Ahmad Sumargono saja. Ini pun karena soal proses saja. Ia mengira tidak ada rapat. Padahal kita berkali-kali rapat. Dan dia hadir dalam rapat pengukuhan pada 13 Mei," demikian Sahar L. Hasan.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gtp/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close