detikcom

Selasa, 11/05/2004 14:29 WIB

Wiranto: Isu Pelanggaran HAM Terkait Politik Dalam Negeri

Djoko Tjiptono - detikNews
Jakarta - Wiranto menuding ada pihak yang sengaja kembali menghembuskan isu pelanggaran HAM berat. Hal itu terkait kompetisi politik nasional saat ini. Demikian disampaikan Wiranto saat jumpa pers usai pendeklarasian capres dan cawapres Partai Golkar di Hotel Bumi Karsa, Kompleks Bidakara, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (11/5/2004). "Tidak tertutup kemungkinan terbukanya kembali isu pelanggaran HAM ini melibatkan oknum-oknum dalam negeri. Hal ini terkait kepentingan dalam kompetisi politik nasional saat ini," tukas Wiranto. Mantan Panglima TNI ini juga mengomentari keluarnya surat perintah penangkapan terhadap dirinya dari Pengadilan Khusus Timor Timur (Timtim). Menurut Wiranto, dirinya merasa heran terhadap keputusan yang diambil oleh Pengadilan khusus Timtim itu. "Saya sudah diperiksa oleh Kejaksaan Agung dan KPP HAM. Hasilnya menyatakan tidak ada bukti satu pun yang dapat menempatkan saya sebagai tersangka. Secara politis keputusan PBB ini juga tidak akan mendapat dukungan dari pemerintah Timtim yang dalam kasus ini menjadi korban," tutur Wiranto.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(djo/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%