Detik.com News
Detik.com

Kamis, 08/01/2004 07:04 WIB

Mantan Deputi Pengadaan Bulog akan Diperiksa Penyidik

Dian Intannia - detikNews
- Mantan Deputi Pengadaan Bulog M Amin dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Mabes Polri terkait kasus penggelapan pengadaan subsidi pakan ternak senilai Rp 481 miliar. Sementara, Beddu Amang selaku mantan Kabulog dijadwalkan, Jumat (8/1/2004) besok. "Saya akan mendampingi klien saya, M Amin, Kamis ini di Mabes sekitar pukul 09.00 WIB. Amin akan diperiksa sebagai tersangka. Saya sudah menerima surat panggilan pemeriksaannya," ujar Kuasa Hukum Amin, Joko Prabowo Saebani kepada <B>detikcom</b>, Kamis (8/1/2004). Joko menambahkan dengan pemanggilan tersebut, Bedu Amang yang juga kliennya akan menjalani pemeriksaan untuk kedua kalinya. Sebelumnya Bedu sudah diperiksa penyidik sebagai saksi, 29 Desember 2003 lalu. Dikatakan Joko, pihaknya akan mengupayakan agar kliennya tidak ditahan. Dia berharap kalaupun ditahan sebagai tahanan luar. Joko menyangkal adanya penggelapan uang negara dari proyek bungkil kedelai pakan ternak sebagaimana yang dituduhkan penyidik. "Sebenarnya tidak ada penyimpangan. Bulog memang ditugasi sebagai pengimpor bungkil kedelai. Ada beberapa yang ditunjuk untuk membeli kedelai. Saat itu, Bulog disubsidi pemerintah untuk pembelian bungkil dengan kurs saat itu Rp 6000 per dolar," katanya. Menurut dia, pakan ternak yang didalamnya terdapat bungkil itu dijual Bulog Rp 1200. Namun, Bulog tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan nilai jual pakan tersebut ke pasaran. "Kita juga kaget mengapa ini jadi perkara. Padahal sebelumnya, kasus ini pernah diusut Kejati Jabar dan Kejagung beberapa watu lalu," tanyanya. Sebelumnya, Wakadivhumas Mabes Polri Brigjen Pol Sunarko mengungkapkan pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan perkara itu. Namun, dia tidak menyebut kapan pemeriksaan akan dilakukan. "Dari 23 orang saksi yang diperiksa, kita akan memanggil 7 orang. Mereka adalah mitra kerja Bulog dan mantan Kabulog," demikian Sunarko.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rif/)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advetorial Index »
  • Kamis, 21/05/2015 16:55 WIB
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerapkan kebijakan radikal dalam pemberantasan illegal fishing. Sejumlah pihak yang merasa dirugikan berusaha mendongkel Susi dari posisi menteri. Ada yang menawarkan Rp 5 triliun agar Susi mundur.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%