detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 18/11/2013 20:12 WIB

Eks Bupati Bantul, Diperiksa Lebih 8 Jam Terkait Korupsi Dana Hibah

Edzan Raharjo - detikNews
Yogyakarta - Setelah sebelumnya mangkir dari pemeriksaan karena sakit, kali ini Mantan Bupati Bantul Idham Samawi memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta(Kejati DIY). Mantan Bupati Bantul selama 2 periode ini yang merupakan tersangka kasus korupsi dana hibah Persiba ini, diperiksa sebagai saksi.

Idham Samawi diperiksa tim penyidik Kejati selama lebih dari 8 jam. Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 9.00 dan baru berakhir sekitar pukul 17.15. Saat pemeriksaan berlangsung, belasan masa pendukung mantan Bupati tersebut menunggui hingga selesai diluar ruangan.

Keluar dari ruang pemeriksaan, Idham mendapat pengawalan ketat dari personil polisi dan para pendukungnya. Ia pun tak memberikan komentar saat mendapat pertanyaan dari wartawan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati DIY, Purwanta mengatakan, Idham Samawi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Bantul Edy Bowo Nurcahyo.

Sementara diruang terpisah, mantan kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Bantul Edy Bowo Nurcahyo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Idham Samawi. Pada pemeriksaan yang pertama ini, Idham Samawi dicecar sebanyak 42 pertanyaan. Pertanyaan ini menyangkut, masalah tugas pokok dan fungsi mantan Bupati ini sebagai ketua KONI dan Manajer Persiba. Kemudian juga mengenai mekanisme dana hibah.

"Dari pemeriksaan ini, belum terinci mengenai materi. Karena keterbatasan waktu, dan tidak mungkin memeriksa secara berjam-jam karena kondisi fisik," kata Purwanto di Kejati DIY, Senin(18/11/2013).

Pemeriksaan selanjutnya, masih menunggu keputusan dari tim penyidik. Mengenai masa pendukung yang menunggui jalanya pemeriksaan, sejauh ini tidak mengganggu. Proses pemeriksaan tidak mengalami tekanan.

Mantan Bupati Buntul ini telah ditetapkan oleh Kejati DIY sebagai tersangka karena terseret kasus korupsi hibah dana sebesar Rp12,5 miliar ke Persiba dari APBD Bantul pada periode 2011. Pemeriksaan hari ini merupakan pemeriksaan yang pertama sebagai saksi. Sementara pemeriksaan dirinya sebagai tersangka dalam kasus tersebut, belum pernah dilakukan oleh Kejati.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rvk/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%