Gaza Memanas, 28 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Israel

- detikNews
Rabu, 09 Jul 2014 09:30 WIB
Reuters
Gaza City -

Jalur Gaza semakin memanas dengan serangan udara Israel dan serangan-serangan roket militan Hamas. Sedikitnya 28 orang, yang sebagian besar merupakan warga sipil Palestina, tewas dalam berbagai serangan yang dilancarkan Israel atas Gaza.

Korban tewas berjatuhan setelah Israel mengumumkan dimulainya Operation Protective Edge untuk melawan serangan roket ke wilayahnya serta menargetkan Hamas dan infrastrukturnya. Operasi militer tersebut melukai lebih dari 100 orang, dan menuai serangan balasan dari Hamas yang menembakkan roket ke wilayah Israel.

Hamas mengaku melancarkan empat roket ke wilayah Yerusalem dan Tel Aviv pada Selasa (8/7). Serangan roket tersebut kemudian dibalas Israel dengan meningkatkan serangan udara ke wilayah Gaza. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (9/7/2014).

Ketika suara sirine berbunyi di wilayah Yerusalem, tiga suara ledakan keras terdengar. Kepolisian setempat mengatakan, satu roket jauh di sekitar wilayah Ramat Raziel dan dua roket lainnya jatuh di wilayah terpencil, tanpa ada penjelasan lebih lanjut.

Serangan ini tercatat sebagai serangan paling parah di Gaza sejak November 2012 lalu. Sebanyak 24 orang tewas di Gaza, termasuk dua wanita dan lima anak-anak. Sedangkan militer Israel menembak mati empat militan Hamas yang menyamar dan melancarkan serangan di markas militer Israel, tidak jauh dari perbatasan Gaza.

Korban tewas pertama pada Rabu (9/7) dini hari merupakan enam orang yang berasal dari satu keluarga. Juru bicara departemen urusan darurat Palestina, Ashraf al-Qudra menuturkan, serangan udara Israel mengenai kediaman keluarga tersebut di wilayah Beit Hanoun, Gaza bagian utara.

Belakangan diketahui bahwa rumah tersebut dihuni oleh komandan Al-Quds Brigades, yang merupakan kelompok sayap militan setempat, Jihad Islam Palestina. Sang komandan tewas dalam serangan tersebut bersama dengan kedua orang tua, seorang wanita dan dua anak-anak yang ada di dalam rumah.

Serangan Israel lainnya pada Rabu (9/7) pagi menewaskan seorang pria muda di kota Rafah.

Dalam pernyataannya, militer Israel menyebutkan ada sekitar 120 roket yang ditembakkan ke wilayahnya dan sekitar 23 roket di antaranya berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan antirudal, Iron Dome. Sebagian besar roket dari Gaza tersebut jatuh di area terbuka dan tidak memicu kerusakan maupun korban jiwa.

(nvc/ita)