DetikNews
Follow detikcom Like Follow
Selasa 16 Apr 2013, 16:21 WIB

Dugaan Pelaku Bom Boston: dari Al Qaeda Hingga Ekstremis Kanan

- detikNews
Boston - Pasca meledaknya 2 bom di pagelaran akbar Boston Marathon, analisa dugaan siapa di balik bom ini bertebaran. Mulai dari Al Qaeda hingga ekstremis kanan yang antipemerintah AS.

Pakar terorisme dari John Hopkins University, Baltimore, Dr Max Abrahms mengatakan bahwa pelaku ledakan bisa teroris dari luar negeri atau domestik.

\\\"Al Qaeda menjadi terdesentralisasi karena aksi perlawanan AS, yang berarti bisa jadi di belakang serangan-serangan kecil seperti ini,\\\" kata Abrahms seperti dikutip dari Huffington Post, Selasa (16\/4\/2013).

Namun Abrahms juga mengingatkan pelaku bisa juga kelompok sayap kanan yang dipimpin Timothy McVeigh. Kelompok McVeigh ini pernah melakukan pengeboman gedung pemerintah federal di Kota Oklahoma pada tahun 1995 yang menewaskan 168 orang.

Analisa Abrahms yang mencurigai kelompok sayap kanan ini juga diperkuat analis keamanan nasional CNN Peter Bergen. Saat pengeboman Oklahoma tahun 1995 lalu, pertama-tama orang mengira adalah ledakan gas. Namun, baik Al Qaeda dan kelompok ekstremis kanan memiliki tanda sendiri dalam membuat bom.

\\\"Faktanya adalah di sana ada 2 ledakan, dua pengeboman. Ada perangkat bom yang ditemukan. Apa jenis peledak yang digunakan? Contoh, jika itu mengandung hidrogen peroksida, itu tanda bom buatan Al Qaeda. Kalau ledakannya lebih konvensional, mungkin semacam kelompok ekstremis kanan. Kami melihat rencana pengeboman dari Al Qaeda gagal. Kami juga melihat penyerangan kelompok ekstremis, kelompok kanan, seperti yang menyerang parade Marthin Luther King di Oregon 2010,\\\" papar Bergen seperti dilansir CNN.

Sementara analis Esquire menduga pelaku adalah kelompok ekstremis kanan, karena bom ini bertepatan dengan hari libur Patriot Day di Massachusetts. Patriot Day memperingati pertempuran di Lexington dan Concord yang terjadi pada 19 April. Patriot Day dinilai sangat berarti bagi beberapa orang, termasuk Tim McVeigh yang menganggap dirinya adalah sumber air dari pohon kebebasan dan semacamnya.

Siapa Tim McVeigh? Dari situs New York Times, McVeigh adalah veteran Angkatan Darat dan pendukung kelompok militer sayap kanan. Dia marah karena kebijakan pemerintah atas insiden Waco dan Ruby Ridge, Idaho beberapa tahun sebelumnya.

McVeigh menargetkan Federal Oklahoma karena gedung itu merupakan kantor dari berbagai badan, mulai dari Biro Alkohol, Tembakau dan Senjata Api yang terlibat dalam insiden Waco.

Insiden Waco terjadi pada 28 Februari 1993, saat Biro Alkohol, Tembakau dan Senjata Api plus beberapa media melakukan penggeledahan pada kelompok religius atau sekte Kristen Protestan, Branch Davidian (Cabang Daud) di Mount Carmel Center di komunitas lokal di Elk, Texas, 14 km timurlaut Waco.

Penggeledahan di Waco ini berakhir rusuh dan terjadi tembak menembak antara badan pemerintah AS, FBI, Pasukan Nasional Texas, Biro Alkohol, Tembakau dan Senjata Api, Texas Ranger dan AD AS versus 132 pengikut sekte Cabang Daud hingga berakhir pada 19 April 1993. 82 Orang pengikut sekte tewas dan 11 orang lainnya dipenjara.

Sedangkan insiden Ruby Ridge, Idaho pada tahun 1992 terjadi di Ruby Ridge, kediaman Randy Weaver yang menolak tawaran untuk menjadi informan dalam pertukaran atas kepemilikan senpi ilegal. Insiden ini melibatkan keluarga Weaver, teman Weaver, Kevin Harris versus FBI dan US Marshal Service. Akhir insiden, anak laki-laki dan istri Randy Weaver tewas serta Deputi US Marshal William Francis Degan.



(nwk/ita)
Komentar ...
News Feed