Sabtu, 21/06/2008 14:53 WIB

Hasil UN SMP, DKI Tertinggi

Nadhifa Putri - detikNews
Jakarta - Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) SD diumumkan hari ini. Propinsi DKI Jakarta ditetapkan sebagai kota dengan hasil nilai UN tertinggi.

"DKI tertinggi tingkat nasional,"kata Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) DKI Jakarta Sukesti Martono dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (21/6/2008).

Tahun ini tingkat kelulusan siswa SMP mencapai 99,99 persen dengan rata-rata nilai standar kelulusan sebesar 7,35. Bila dibanding tahun lalu, perkembangan ini merupakan peningkatan baik dari sisi kuantitas maupun kuantitas dibandingkan tahun lalu.

Sukesti mengatakan hasil UN dipasang di pengumuman sekolah dan website sekolah. Bagi bagi siswa tidak lulus, akan diberitahukan melalui surat yang dikirimkan ke alamat rumah masing-masing.

"Surat dikirim ke alamat siswa,"imbuhnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ptr/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%