Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 21/06/2008 14:53 WIB

Hasil UN SMP, DKI Tertinggi

Nadhifa Putri - detikNews
Jakarta - Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) SD diumumkan hari ini. Propinsi DKI Jakarta ditetapkan sebagai kota dengan hasil nilai UN tertinggi.

"DKI tertinggi tingkat nasional,"kata Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) DKI Jakarta Sukesti Martono dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (21/6/2008).

Tahun ini tingkat kelulusan siswa SMP mencapai 99,99 persen dengan rata-rata nilai standar kelulusan sebesar 7,35. Bila dibanding tahun lalu, perkembangan ini merupakan peningkatan baik dari sisi kuantitas maupun kuantitas dibandingkan tahun lalu.

Sukesti mengatakan hasil UN dipasang di pengumuman sekolah dan website sekolah. Bagi bagi siswa tidak lulus, akan diberitahukan melalui surat yang dikirimkan ke alamat rumah masing-masing.

"Surat dikirim ke alamat siswa,"imbuhnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ptr/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%