detikcom
Jumat, 09/05/2008 16:16 WIB

Datangi KPU, Partai Gerindra Usung Prabowo Sebagai Capres

M. Rizal Maslan - detikNews
Jakarta - Ribuan anggota dan simpatisan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendatangi Kantor KPU dengan menggunakan kendaraan motor dan metromini. Mereka juga membawa dua mobil box yang berisi data anggota untuk diserahkan ke KPU. Mereka siap mencalonkan Prabowo Subiyanto sebagai capres pada Pilpres 2009.

Mereka tiba di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta pukul 15.10 WIB. Berkas itu langsung diserahkan oleh Ketum Partai Gerindra Soehardi didampingi Wakil Ketua Umum Fadli Zon.

Menurut Wakil Ketua Partai Gerindra, Fadli Zon, partainya akan mencalonkan Prabowo sebagai capres pada Pemilu 2009. "Tentu nanti akan ada mekanisme untuk mengkaji kriteria siapa saja anak bangsa yang terbaik atau mempunyai track record yang membela petani, buruh dan nelayan," ujar Fadli Zon di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (9/5/2008).

Massa arus bawah Partai Gerindra ini, menurut Fadli juga menginginkan Prabowo sebagai capres. "Aspirasi dari bawah muncul. Kita juga taunya dari media. Maunya sih begitu. Aspirasi sah-sah saja. Tapi kan sekarang Pak Prabowo masih menjadi dewan penasehat di Partai Golkar," kata Fadli.

Partai Gerindra, menurut Fadli mengaku optimis bisa ikut dalam Pemilu 2009. Agar bisa memperoleh suara signifikan dan bisa mengusung Prabowo sebagai capres, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi dan konsolidasi baik kepada pengurus partai maupun masyarakat.

Saat menyerahkan berkas ke KPU, partai yang diisukan akan mengusung Letjend Purn Prabowo secagai calon presiden ini bebarengan dengan beberapa partai baru lainnya. Di antaranya ada Partai Kasih Demokrasi Indoensia, Partai Buruh yang dipimpin oleh Mukhtar Pakpahan, Partai Pemersatu Bangsa.

Partai Keadilan Sejahtera juga tampak menyerahkan berkas pendaftaran. Namun karena hanya diserahkan oleh beberapa orang saja, PKS tidak begitu mendapatkan perhatian media.

Sementara itu, mantan Ketua KPUD DKI Jakarta yang juga menjadi salah seorang Ketua Partai Gerindra, M Taufik membenarkan Prabowo Subiyanto akan diusulkan menjadi Capres.

"Kita akan mengejar istana. Kita akan usung Prabowo Subiyanto karena beliau memenuhi persyaratan untuk jadi Presiden," kata dia.

Kedatangan Partai Gerindra ke KPU ini dimeriahkan oleh atraksi pencak silat dan alunan musik tradisonal jawa oleh para kader partai tersebut.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(anw/fay)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close