detikcom
Senin, 28/04/2008 01:21 WIB

Obama Tolak Tawaran 'Duel' Hillary

Rafiqa Qurrata A - detikNews
Washington - Barack Obama menolak tawaran debat satu lawan satu dari pesaingnya Hillary Clinton. Tawaran ini diajukan menjelang pemilihan yang digelar di Indiana dan North Carolina pada 6 Mei mendatang.

"Kami tidak akan melakukan debat," kata Obama seperti dinyatakan saat wawancara dengan Fox News seperti dikutip AFP, Senin (28/4/2008)

Obama pada debat yang dilakukan awal April lalu, memang terlihat kurang siap dibandingkan dengan mantan ibu negara Hillary. "Saya bukannya mau menghindar, tapi kami sudah melakukan 21 kali debat sejak awal kampanye," ujar Obama.

Obama berkeinginan menjelang pemilihan yang digelar pada 2 minggu ke depan, di 2 negara bagian yang memiliki suara besar, dirinya dan Hillary sebaiknya berbicara kepada para pemilih saja.

"Sebanyak mungkin pemilih, dan menjawab pertanyaan mereka," tambah Obama.

Pada Sabtu lalu, Hillary mengeluarkan tantangan kepada Obama, untuk berdebat tanpa ada moderator.

"Saya menawarkan kepada Senator Obama untuk menlakukan debat, satu lawan satu, tidak ada moderator. Hanya kami berdua selama 90 menit, saling menjawab dan melemparkan pertanyaan," ujar Hillary kala itu.
Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(ndr/)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000