detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 00:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 04/01/2008 10:10 WIB

Larangan Zamzam Bagi Maskapai (2)

Bukan Mustahil Zamzam Mengalami Kekeringan

Muchus Budi R. - detikNews
Halaman 1 dari 4
Makkah - Hingga saat ini memang belum ada satu lembaga pun yang melakukan survei terhadap sumur Zamzam. Namun bisa dipastikan Zamzam merupakan salah satu sumur paling terkenal di dunia dan airnya sudah diminum ratusan juta orang yang ada di muka bumi.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pun berusaha keras untuk memelihara dan melestarikan sumur yang lokasinya tidak jauh dari kiblat umat Islam, Kabah.

Sumur Zamzam berada di dalam kompleks Masjidil Haram. Lokasinya hanya 20 meter arah timur Kabah. Semula sumur ini dibiarkan terbuka dan jamaah bisa mengambil sendiri air itu dengan cara menimbanya.

Namun pemerintah Kerajaan Arab Saudi kemudian memutuskan untuk menutup permukaan sumur karena banyaknya jamaah yang iseng memasukkan barang-barang ke dalamnya.

Sebutan yang dipakai Raja Saudi sebagai khadimul haramain (pelayan dua tanah suci/Makkah dan Madinah) rupanya dimaknai dengan kesungguhan, bukan sekadar kata-kata.

Almarhum Raja Fahd bin Abdul Aziz yang digantikan adiknya Raja Abdullah bin Abdul Aziz, berusaha untuk bisa berkhidmat dengan sebutan itu.

Kerajaan tidak memasrahkan sepenuhnya Zamzam kepada keajaiban alam. Karena toh dalam catatan sejarah, Zamzam pernah cukup lama terkubur hingga akhirnya digali kembali oleh Abdul Muthalib, kakek Nabi Muhammad, atas petunjuk mimpi yang diterimanya. Sejarah juga mencatat, Zamzam pernah mengalami kekeringan, meskipun dalam jangka waktu yang pendek.Next

Halaman 1 2 3 4
(mbr/umi)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%