Jumat, 04/01/2008 10:10 WIB

Larangan Zamzam Bagi Maskapai (2)

Bukan Mustahil Zamzam Mengalami Kekeringan

Muchus Budi R. - detikNews
Halaman 1 dari 4
Makkah - Hingga saat ini memang belum ada satu lembaga pun yang melakukan survei terhadap sumur Zamzam. Namun bisa dipastikan Zamzam merupakan salah satu sumur paling terkenal di dunia dan airnya sudah diminum ratusan juta orang yang ada di muka bumi.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pun berusaha keras untuk memelihara dan melestarikan sumur yang lokasinya tidak jauh dari kiblat umat Islam, Kabah.

Sumur Zamzam berada di dalam kompleks Masjidil Haram. Lokasinya hanya 20 meter arah timur Kabah. Semula sumur ini dibiarkan terbuka dan jamaah bisa mengambil sendiri air itu dengan cara menimbanya.

Namun pemerintah Kerajaan Arab Saudi kemudian memutuskan untuk menutup permukaan sumur karena banyaknya jamaah yang iseng memasukkan barang-barang ke dalamnya.

Sebutan yang dipakai Raja Saudi sebagai khadimul haramain (pelayan dua tanah suci/Makkah dan Madinah) rupanya dimaknai dengan kesungguhan, bukan sekadar kata-kata.

Almarhum Raja Fahd bin Abdul Aziz yang digantikan adiknya Raja Abdullah bin Abdul Aziz, berusaha untuk bisa berkhidmat dengan sebutan itu.

Kerajaan tidak memasrahkan sepenuhnya Zamzam kepada keajaiban alam. Karena toh dalam catatan sejarah, Zamzam pernah cukup lama terkubur hingga akhirnya digali kembali oleh Abdul Muthalib, kakek Nabi Muhammad, atas petunjuk mimpi yang diterimanya. Sejarah juga mencatat, Zamzam pernah mengalami kekeringan, meskipun dalam jangka waktu yang pendek.Next

Halaman 1 2 3 4

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mbr/umi)



Sponsored Link
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%