detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 23/11/2007 12:13 WIB

Mirip Tari Reog, Pemerintah Akan Teliti Tari Barongan Malaysia

Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Tarian Reog yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, diklaim Malaysia sebagai tari Barongan. Pengklaiman Malaysia atas budaya Indonesia ini akan diteliti lebih lanjut oleh pemerintah.

"Jika memang itu terjadi, tentunya pihak Malaysia akan mengambil tindakan. Pemerintah sedang melakukan penelitian bagaimana sebenarnya," ujar Jubir Departemen Luar Negeri Kristiarto Surya Legowo di Departemen Luar Negeri, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (23/11/2007).

Tari Reog diklaim Malaysia sebagai tari Barongan yang menganggapnya sebagai warisan Melayu di daerah Batu Pahat Johor dan Selangor Malaysia.

Tari Reog sebetulnya sudah didaftarkan Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai hak cipta milik kabupaten Ponorogo. Hak cipta itu tercatat dengan nomor 026377 tertanggal 11 Februari 2004 dan diketahui langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ziz/umi)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .


Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%