detikcom
Kamis, 30/08/2007 12:05 WIB

Wasit Karate Korban Polisi Malaysia Masih Merasa Pusing

Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Seminggu hampir berlalu sejak wasit karate asal Indonesia, Donald Kolobita, dipukuli polisi Malaysia. Namun derita masih tersisa. Donald mengaku masih pusing dan badan masih terasa sakit. "Kondisi pasien sudah menunjukkan perubahan, meski masih terasa pusing dan telinga kiri belum nyaman. Badannya masih terasa sakit," kata Direktur RSPP Adji Suprajitno di RSPP, Jl Kyai Maja, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2007). Namun Donald sudah bisa beraktivitas kecil. Donald bisa pergi ke kamar kecil sendiri. "Kalau kondisinya stabil seperti ini, 2-3 hari lagi bisa pulang," kata Adji. Donald dirawat di lantai 6, ruang rawat inap 646 B. Donald dirawat intensif oleh tim dokter yang diketuai Maridi Kartasasmita. Sejak tiba di tanah air 27 Agustus lalu, Donald langsung dirawat di RSPP di bawah pengawasan dokter spesialis orthopedi, syaraf, THT, bedah dan mata. Bagaimana biaya perawatan Donald? "Soal biaya itu nomor dualah. Tidak perlu dipersoalkan. Kan ada Menpora yang menjamin RSPP. RSPP juga tidak ada masalah," tandas Adji. (aba/umi)





Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
    50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
    Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
    Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra Index »

Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel