Selasa, 19/06/2007 16:38 WIB

LAPAN Buat Roket Cair dengan Jarak Jangkau 400 Km pada 2008

Erna Mardiana - detikNews
Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) terus mengembangkan produk-produk roketnya. Pada tahun 2008, LAPAN akan memproduksi roket cair yang berjarak jangkau cukup jauh, sekitar 300-400 km. "Kami targetkan pada tahun 2008 nanti LAPAN bisa memproduksi roket cair dengan jarak jangkau 300 km-400 km. Saat ini masih dalam proses," kata Ketua LAPAN Adi Sadewo Salatun dalam uji coba peluncuran roket di Fasilitas Uji Terbang Roket LAPAN Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Selasa (19/6/2007). Selain itu, kata dia, LAPAN juga akan mengembangkan produksi sendiri bahan bakar roket, ammonium perchlorate. "Targetnya nanti 1 bulan kami bisa memproduksi 1 ton pada tahun 2010. Sekarang hanya 4 kg per bulan," jelas dia. Mengenai roket-roket yang diluncurkan hari ini, Adi Sadewo menjelaskan roket tersebut merupakan roket balistik yang digunakan untuk keperluan aplikasi penginderaan jarak jauh, penelitian atmosfir, pemantauan cuaca, serta peluncuran satelit. "Untuk alat pertahanan, kami akan mengembangkan untuk pengintaian," ujar dia. Sementara itu di tempat yang sama, KSAL Laksamana Slamet Subijanto menyatakan bahwa roket produk LAPAN ini belum digunakan TNI AL. "Saat ini TNI AL belum bisa menggunakan produk LAPAN ini. Karena untuk alat pertahanan, sebuah roket perlu spesifikasi, terutama dari kecepatan, minimal daya jangkau harus 300 km," kata dia. Dengan kemampuan saat ini, kata KSAL, roket yang diproksi LAPAN masih belum memungkinkan digunakan TNI AL. Namun, pihaknya berharap produksi roket LAPAN terus dikembangkan, sehingga alat pertahanan bisa memakai produk dalam negeri. Roket-roket yang diuji coba untuk diluncurkan terdiri dari empat jenis, yaitu RX-250, RX-150, RX-100 locon, dan RX-70FFAR. Roket paling kecil adalah RX-70FFAR, berdiameter 70 mm dengan jarak jangkau 4,1 km. Sementara roket paling besar adalah RX-250, berdiameter 250 mm dengan jarak jangkau mencapai 51,3 km.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asy/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%