Rabu, 30/05/2007 11:18 WIB

Gantung 4 Anaknya, Estrada Dikenal Sebagai Ibu yang Baik

Rita Uli Hutapea - detikNews
Texas - Gilberta Estrada yang dilanda depresi nekat bunuh diri. Namun sebelum mengakhiri hidupnya, dia juga menggantung empat anak perempuannya yang masih kecil-kecil. Dari keempat anak tersebut, tiga orang tewas sedangkan seorang lagi berhasil diselamatkan. Peristiwa mengerikan ini mengagetkan para tetangga Estrada di Hudson Oaks, Texas, Amerika Serikat. Mereka tak mengira perempuan berusia 23 tahun itu tega membunuh anak-anaknya sendiri. Apalagi karena selama ini Estrada terlihat seperti ibu yang baik dan perhatian pada anak-anaknya. Demikian diungkapkan pasangan suami istri, Vicky Montgomery dan Richard Lamb yang bermukim di dekat trailer yang menjadi tempat tinggal Estrada dan keempat anaknya. "Saya yakin dia ibu yang baik. Anak-anaknya selalu bersih dan sering bermain-main di luar. Dia kelihatannya berdedikasi sekali," ujar Vicky. "Dia selalu membawa anak-anaknya ke bus sekolah di pagi hari dan selalu menyiapkan makan siang untuk mereka," tutur Richard seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Rabu (30/5/2007). Estrada telah berpisah dari suaminya. Untuk menghidupi anak-anaknya, ibu muda itu bekerja di sebuah restoran cepat saji lokal. Estrada dan ketiga anaknya yang berumur 5,3 dan 2 tahun ditemukan sudah tak bernyawa oleh saudaranya. Mereka ditemukan gantung diri di kloset trailer dengan menggunakan ikat pinggang dan potongan kain. Namun anak bungsu Estrada yang juga digantung, ditemukan dalam keadaan hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Bayi perempuan berusia 8 bulan itu masih dirawat di rumah sakit setempat. Kondisinya saat ini mulai membaik.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/sss)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
68%
Kontra
32%