Senin, 07/05/2007 14:15 WIB

Curhat Hatta Sebelum Digeser

Rafiqa Qurrata A - detikNews
Jakarta - Kecelakaan transportasi nasional yang beruntun merupakan peristiwa paling berat dalam penggalan kehidupan Menhub Hatta Rajasa. Pamornya pun melejit. "Hingga saat ini saya menganggap masa-masa kecelakaan kemarin that is the tough time in my life, sesuatu yang paling saya rasakan, paling berat dalam penggalan kehidupan saya," kata Hatta. Hatta menumpahkan curhat ini kepada belasan wartawan di kantornya, Departemen Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2007). Dengan maraknya kecelakaan transportasi, Hatta selalu menjadi buruan para wartawan. "3 Bulan terakhir memang dahsyat. Bintang sinetron saja mungkin kalah sama saya," lanjutnya disertai tawa para wartawan. Hahahaha....! Pria yang terbalut baju safari lengan panjang warna biru tua ini mengaku telah menjalani sejumlah profesi. "Saya pernah ingin menjadi dosen tidak kesampaian, pernah menjadi pengusaha, jadi politisi, jadi anggota DPR lalu jadi menteri. Kesimpulannya kalau semua kita nikmati sebagai ibadah, kita enjoy. Tetapi kalau tidak dijalankan sebagai ibadah ya menjadi beban. Bayangin kecelakaan kemarin itu beruntun terus loh," bebernya. Hatta mengaku tidak takut menjadi langganan demo kala menjadi menteri dan kinerjanya pada 2 tahun pertama bagus. "Namun begitu ada kecelakaan...," kata Hatta yang tidak melanjutkan ucapannya itu. Dalam kesempatan itu, Hatta mengatakan belum menyelesaikan tugasnya, yakni mengenai kesejahteraan karyawan PT KA. "Itu kan sistem pensiun di sana tidak manusiawi," ujarnya. Hatta digeser dari Menhub dan akan menduduki pos baru. Pria berambut perak ini disebut-sebut akan menggantikan jabatan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(aan/sss)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%