detikcom
Kamis, 19/04/2007 11:32 WIB

Penembakan Virginia Tech

Bang Mora, Hero dari Indonesia

Endang Isnaini Saptorini - detikNews
Virginia - Siapa pahlawan tragedi Virginia Tech yang dielu-elukan publik AS? Dia adalah Liviu Librescu, profesor Israel kelahiran Rumania. Nama Librescu harum karena dialah yang berusaha menutup pintu agar Chong Seung-Hui tidak masuk kelas dan menyuruh para muridnya kabur lewat jendela. Librescu akhirnya tewas tertembus timah panas. Menurut cerita yang berkembang di Virginia Tech, tidak cuma Librescu yang layak diberi gelar pahlawan. Partahi Mamora Holomoan Lambuntoruan (34), korban tewas asal Indonesia, juga layak menyandang gelar hero. Sebab Bang Mora, begitu dia biasa disapa, juga berusaha menghalangi pintu kelas ketika Chong mengamuk. Dia memberi jalan bagi teman-temannya untuk menyelamatkan diri. Seperti Librescu, Bang Mora akhirnya juga tewas tertembus peluru brutal mahasiswa asal Korea Selatan itu. Sayangnya, kisah Bang Mora ini kurang mendapat porsi pemberitaan di negeri Paman Sam. Demikian dilaporkan oleh reporter detikcom di Washington DC, Endang Isnaeni Saptorini, Kamis (19/4/2007) waktu Indonesia. Hingga kini, belum ada satu pun media di AS yang menceritakan keheroikan mahasiswa program doktoral itu. Bahkan masih ada saja media yang menyebutkan Bang Mora berasal dari India, bukan dari Indonesia. Bang Mora lahir di Medan, 26 April 1972, artinya beberapa hari lagi dia merayakan ulang tahun ke 35. Saat kuliah S1 dan S2 di Universitas Parahyangan, Bandung, Bang Mora sering menjadi bodyguard karena ditakuti orang-orang yang berbuat jahil.
Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(nrl/sss)





Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%