Rabu, 04/04/2007 22:37 WIB

Rektor IPDN: Free Sex di IPDN, Itu Cerita Lama

M. Rizal Maslan - detikNews
Jakarta - Dosen di IPDN, Inu Kencana, mengatakan selama tahun 2000 hingga 2004 terdapat 640 kasus free sex yang melibatkan praja di IPDN. Benarkah demikian? "Saya tidak melihat ada seks bebas di IPDN. Itu cerita lama. Seks itu siapapun membutuhkan, tapi tidak boleh seperti itu," ujar Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi. Hal itu disampaikan dia usai rapat internal Depdagri di Kantor Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (4/4/2007). Menurut Nyoman, pernyataan Inu Kencana itu adalah bentuk provokasi. "Itu pernyataan provokasi. Bedakan penelitian ilmiah, di mana dia bisa bicara apa saja berdasarkan pengetahuannya dan hasil penelitiannya. Tapi ini kan lembaga yang terikat ketentuan tertentu dan kultur," imbuhnya. Ditambahkan pria berkacamata itu, apa yang disampaikan Inu Kencana insubordinasi dari lembaga. "Kalau dia membedakan dirinya sebagai akademik atau peneliti, silakan. Tapi kalau sebagai dosen, itu di luar struktur dan prosedur lembaga," lanjutnya. Apakah Bapak kecewa dengan pernyatan itu? "Saya tidak kecewa, kan ini belum jelas, apakah dia menyatakan statement itu sebagai akademisi, sebagai peneliti, mahasiswa, atau dosen. Kalau dosen, itu insubordinasi," tukasnya.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nvt/nvt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%