Selasa, 03/04/2007 16:24 WIB

2000-2004, 660 Kasus Free Sex Ditemukan di IPDN

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Kasus kekerasan ternyata bukan satu-satunya masalah yang ditemukan di kampus IPDN. Di kampus calon pamong praja itu, kasus seks bebas ternyata tidak kalah banyaknya. Sejak 2000-2004, kasus seks bebas yang melibatkan praja IPDN mencapai 660 kasus. "Ini gila sekali, karena dari 660 kasus ini tidak satu pun mahasiswa yang dikeluarkan. Karena bisa memberikan alasan," ungkap dosen Ilmu Pemerintahan IPDN, Inu Kencana, di depan kamar mayat RS Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Bandung, Selasa (3/4/2007). Data itu diperoleh Inu dari hasil riset terkait disertasi doktornya -- yang belum disidangkan -- di Universitas Padjajaran. Disertasi itu berjudul Pengawasan Kinerja STPDN Terhadap Sikap Masyarakat Kabupaten Sumedang. Selain kasus seks bebas, Inu juga mencatat selama kurun waktu 2000-2004 terjadi 35 kasus penganiayaan berat. 8 Praja yang terkait kasus ini kemudian dikeluarkan. Selain itu tercatat 125 kasus narkoba dan 5 praja dikeluarkan, 9.000 kasus penganiayaan ringan, dan tidak ada satu praja pun yang dikeluarkan. "Bayangkan penganiayaan ringan yang ada di bawah kendali pembinaan, siswanya tidak dikeluarkan," kata dia. (umi/nrl)





Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel