detikcom
Rabu, 21/02/2007 07:31 WIB

Awan Berlafal 'Allah' Terlihat di Langit Ciputat

Arifin Asydhad - detikNews
Inilah awan berlafal Allah (foto: dok. Andie Wibianto)
Jakarta - Setelah jilatan api berlafal 'Allah' di lumpur Lapindo dan terong ajaib bertuliskan 'Allah' di Bekasi, kali ini muncul awan yang membentuk tulisan 'Allah' dalam bahasa Arab. Awan ini terlihat di atas Ciputat, Tangerang pada Sabtu, 17 Februari 2007. Adalah Andie Wibianto, salah seorang warga Pesona Legoso Indah, Ciputat, yang melihat dan mengabadikan awan ini. "Begitu saya melihatnya, saya langsung berucap subhanallah. Ini kebesaran Allah," kata Andie saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (21/2/2007). Kebetulan sekali, saat melihat awan 'Allah' ini, Andie sedang menenteng kamera digital Fuji FinePix S5600 yang baru dibelinya tiga bulan lalu. Jepret, jepret! Awan bertuliskan Allah itu pun sangat terlihat di layar kameranya. Andie mengaku melihat awan itu secara tidak sengaja. Saat itu, Sabtu pagi, dirinya mencoba jalan pagi di sekitar rumahnya. Langkahnya terhenti di sebuah musala kecil di dekat kompleks perumahan. "Saya menghampiri musala kecil itu dan memotret lafal Allah di musala itu. Setelah keluar dari musala, saya tiba-tiba terdongak ke atas langit. Saat itulah, saya melihat awan bertuliskan Allah. Seakan-akan ada yang menggerakkan saya untuk melihat ke langit," kata pria yang aktif di e-learning ini. Awan berlafal Allah ini tampak tidak lama, karena awan itu lama-lama memudar berubah bentuk. Awan berlafal Allah itu hanya terlihat sekitar 10 menit, dari pukul 10.15 hingga 10.25 WIB di atas perumahan Pesona Legoso Indah. Apa makna dari awan berlafal Allah yang dilihatnya? "Ini menunjukkan kebesaran Allah. Ini tanda-tanda yang dikirimkan Allah kepada manusia," ujar Andie yang mengaku sudah menanyakan hal ini kepada ustadz yang sering mengaji bersamanya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asy/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%