Rabu, 03/01/2007 22:47 WIB

Kirim 2 Fokker, Singapura Siapkan Infra Red Cari AdamAir

Gunawan Mashar - detikNews
Makassar - Singapura memberikan bantuan dalam upaya pencarian pesawat AdamAir yang hilang. Negara tetangga ini mengirimkan 2 pesawat Fokker 50 dengan 27 orang tenaga yang siap diperbantukan. Tak hanya itu, Singapura pun menyiapkan alat untuk mempermudah pencarian. "Kita ada infra red, ini akan membantu kita untuk mencari pesawat itu, terutama di laut maupun di darat," kata Ketua Tim dari Singapura Keith Rodriguez di Bandara Hasanuddin, Makassar, Rabu (3/12/2006). Tim dari Singapura yang tiba pada pukul 21.30 WITA ini, langsung melakukan koordinasi dengan Danlanud Hasanuddin Marsekal Utama Edy Suyanto. "Kita akan berdiskusi secara optimal, dengan menggunakan pesawat dari Singapura, kita akan melakukan pencarian bersama Indonesia, besok," tutur Rodriguez. Mengenai alat yang akan digunakan dalam membantu pencarian, Rodriguez menyatakan bahwa infra red yang dibawanya ini sudah memadai. Meski beegitu dia tidak mau memberikan jaminan kalau AdamAir akan segera ditemukan. "Sulit untuk memberikan jaminan saat ini. Kita harus bekerjasama dengan AU (Indonesia). Kita akan membahas besok dengan AU untuk melaksanakan operasi ini," bebernya.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%