Rabu, 03/01/2007 16:18 WIB

Pesawat AdamAir yang Hilang Memang Bercat Putih

Gagah Wijoseno - detikNews
AdamAir putih (Foto: airliners.net)
Jakarta - Ternyata benar spekulasi yang muncul bahwa pesawat AdamAir KI 574 yang hilang di sekitar Sulawesi tidak bercat oranye. Pesawat naas itu masih berbadan putih. Pesawat naas itu belum sempat dicat warna oranye seperti pesawat-pesawat AdamAir lainnya. Kepastian bahwa pesawat Boeing 737-400 yang hilang sejak 1 Januari 2007 itu bercat putih disampaikan Director of Sales AdamAir yang juga menjadi Kepala Posko AdamAir, Gugi Pringwa Saputra dalam jumpa pers di Kantor AdamAir, Jl. Peta Barat nomor 89, Jakarta Barat, Rabu (3/1/2007). Saat itu, Gugi menjawab pertanyaan detikcom apakah pesawat yang hilang itu bercat putih atau bercat oranye. "Ya, itu memang belum sempat dicat. Kita baru sewa dari perusahaan di Amerika tahun yang lalu, sekitar akhir 2005 atau awal 2006. Jadi, memang itu belum sempat kami cat," kata Gugi. Meski begitu, kata dia, pesawat itu dipasangi tulisan ADAMAIR plus logonya. "Pesawat itu satu-satunya pesawat kami yang masih bercat putih, belum kami cat," kata Gugi. Pernyataan Gugi ini meralat pernyataan Manajer Komunikasi AdamAir Reni sebelumnya yang memastikan bahwa pesawat yang hilang itu sudah bercat oranye. Sebelumnya, Reni memang mengakui ada satu pesawat AdamAir yang masih bercat putih, tapi bukan pesawat yang hilang itu. Adanya pesawat AdamAir berwarna putih ini juga terekam dalam situs Airliners.net. Badan pesawat ini bercat putih dengan tulisan ADAMAIR, dengan tulisan ADAM warna oranye dan AIR warna hijau. Cat oranye juga ada di bagian sayap, tapi sebagian kecil. Sebelumnya, ada spekulasi, bila memang pesawat AdamAir yang hilang itu bercat putih bisa jadi akan berpengaruh terhadap pencarian oleh Tim SAR. Spekulasi ini muncul, karena jangan-jangan Tim SAR sudah memiliki patokan bahwa pesawat AdamAir pasti bercat oranye, sehingga puing-puing bercat putih itu tidak diperhatikan.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(asy/ana)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%