detikcom

Rabu, 03/01/2007 16:07 WIB

Cari Bangkai AdamAir, TNI AL Kerahkan KRI Bersonar

Rafiqa Qurrata A'yun - detikNews
Jakarta - Salahnya informasi lokasi kecelakaan pesawat AdamAir Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan KI 574 membuat tim dari KNKT melakukan investigasi dari awal kembali. Daerah pencarian difokuskan di tiga titik, yakni perairan Majene, daerah Polman dan Tanatoraja. Untuk lebih memaksimalkan pencarian, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa sudah berkoordinasi dengan TNI AL, AU, AD serta Pemda dan masyarakat setempat. Sekitar 700 personel dikerahkan. Untuk pusat pencarian di perairan Majene, TNI AL mengerahkan dua kapal, yakni KRI Falatehan dan kapal perang yang sedang berlatih di Ambon. "KRI Falatehan dikerahkan karena memiliki kemampuan sonar. Itu untuk mendeteksi apabila ada di dalam laut," kata Menhub Hatta Rajasa pada wartawan yang mencegatnya di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, dari perjalanannya ke Sulsel, Rabu (3/1/2007). Sementara TNI AU dan AD akan mencari bangkai pesawat naas tersebut di dua titik, yakni Polman dan Tonatoraja. Daerah pencarian merupakan pegunungan yang tingginya 6.000 sampai 11.000 kaki. Untuk menuju lokasi tim investigasi harus jalan sekitar 20 km. "Saya juga sudah bicara dengan TNI AU untuk memperkuat armada pencarian tentang dugaan jatuh di ruang hampa. Jadi kita akhirnya melakukan pencarian dengan intensif dan maksimum dengan pesawat udara untuk mencari. Helikopter juga kita kerahkan, sampai ketemu," ujar Hatta Rajasa.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ana/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%