Selasa, 02/01/2007 10:42 WIB

KNKT Fokus Cari Black Box

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Penyebab jatuhnya Pesawat AdamAir dengan nomor penerbangan KI 574 masih belum diketahui. Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memfokuskan mencari black box. "Cuaca memang tidak mendukung untuk penerbangan AdamAir. Fokus kita mendapatkan black box," kata Ketua KNKT Setio Rahardjo di Kantor Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2007). Menurut Setio, KNKT hari ini akan membentuk tim untuk menangani musibah yang menimpa pesawat AdamAir Boeing 737-400. KNKT pun, lanjut Setio, pada pukul 05.30 WIB telah memberangkatkan 3 pegawainya beserta Direktur Jenderal Perhubungan Udara Mohammad Iksan Tatang. Pesawat AdamAir rute penerbangan Jakarta-Surabaya-Manado telah ditemukan jatuh di pegunungan Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. 12 Orang penumpang dilaporkan selamat, 90 orang tewas.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mly/bdi)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%