Minggu, 17/12/2006 16:06 WIB

Duet Duo Nur Pimpin DPW PKB DKI Jakarta

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Musyarawah wilayah (muswil) DPW PKB DKI Jakarta menunjuk duo Nur untuk memimpin. Duo Nur itu adalah Nursyahbani Kantjasungkana sebagai Ketua Dewan Tanfidz dan Nur Alam Bakhtir sebagai Ketua Dewan Syuro. Ketua Umum DPW PKB DKI Nursyahbani terpilih secara aklamasi karena salah satu calon Zainal Arifin Naim mengundurkan diri. Alasannya pengunduran dirinya adalah demi kebersamaan dan solidaritas partai. Sebelumnya, keduanya terpilih menjadi calon Ketua Dewan Tanfidz yang akan dipilih peserta muswil dengan perolehan suara masing-masing 7 dan 6 suara. Sementara untuk Dewan Syuro terpilih KH Nur Alam Bakhtir dengan 8 suara mengungguli KH Tubagus Abas dan KH Rusli Sidiq yang mendapatkan 2 dan 1 suara. Nursyahbani berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Mengingat suara PKB di DKI sempat turun, anggota DPR Komisi III itu pun berjanji akan melakukan konsolidasi untuk Pilkada 2007 dan Pemilu 2009. "Setelah ini kita akan mengedepankan program bantuan hukum dan pelayanan kesehatan pada masyarakat dan warga PKB yang selama dua tahun belakangan terabaikan karena PKB bertikai," janji Nursyahbani usai penutupan Muswil PKB di Hotel Sahid Jaya, Jl Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2006). Atas kemenangannya, pemimpin wanita pertama DPW PKB DKI Jakarta ini siap mengundurkan diri dari jabatan ketua bidang hukum DPP PKB demi konsentrasi di DPW PKB DKI Jakarta.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ana/nvt)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%