detikcom

Kamis, 07/12/2006 12:55 WIB

Kunci Poligami Menurut Anis Matta

Arifin Asydhad - detikNews
Jakarta - Bicara soal poligami, Anis Matta mesti didengarkan. Sebab, pengetahuannya soal poligami tidak berhenti pada tataran teori. Sekjen PKS ini sering terlihat 'runtang-runtung' bersama dua istrinya. Istri Anis Matta yang kedua adalah seorang wanita asal Hongaria. Cantik khas wanita Eropa Timur, berkulit putih, dan berpostur tinggi. Dalam beberapa kesempatan, Anis sering membawa serta kedua istrinya. Keduanya dia kenalkan pada orang-orang yang mengenalnya. "Ini istri saya yang kedua," katanya gentle. Kedua istri Anis Matta juga tampak akrab. Bila menghadiri suatu acara, mereka selalu duduk berdampingan dan terlihat sesekali bercengkrama. Satu hal lagi, kedua wanita itu tinggal serumah dengan Anis Matta. Kepada detikcom, Kamis (7/12/2006), Anis Matta menyampaikan "kata kunci" tentang poligami. Berikut ini pokok pikirannya: 1. Gunakan pendekatan kesisteman dalam memandang masalah poligami: ini adalah pilihan-pilihan sosial yag disediakan Islam. Setiap orang boleh melakukan atau tidak melakukannya sesuai dengan kondisinya. 2. Perkawinan adalah kontrak sosial yang terjadi antara orang-orang dewasa yang berakal sehat dan mampu memilih dan mereka berhak untuk berbahagia dengan pilihan mereka. 3. Kalau ada keluarga poligami yang berbahagia dengan pilihan mereka, mengapa di alam demokrasi ini ada pihak yang mau memaksakan pilihan hidup lain kepada mereka termasuk dalam hal ini pemerintah? 4. Secara empiris tidak ada suatu data statistik yang menyatakan bahwa keluarga monogami lebih bahagia daripada keluarga poligami. Jadi siapa bilang istri tunggal lebih bahagia dari istri-istri poligami? 5. Secara sosial laki-laki yang memilih berpoligami jauh lebih bertanggung jawab dan lebih menghargai wanita daripada laki-laki yang meniduri wanita dalam kencan semalam (one night stand) lalu melupakannya.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrl/umi)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%