detikcom
Rabu, 29/11/2006 12:45 WIB

Video Mesum Dua Sejoli PNS Gegerkan Klaten

Muchus Budi R. - detikNews
Klaten - Sepekan terakhir, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah geger. Bukan karena bencana alam, tapi gara-gara beredarnya video adegan mesum dua sejoli pegawai negeri sipil (PNS). Video 'hot' ini memperlihatkan sepasang PNS itu berhubungan seksual itu tanpa melepas seragam PNS-nya. Video ini sudah menyebar luas di Klaten, melalui telepon genggam. Setelah video itu menyebar sekian hari, diketahui bahwa dua PNS yang beradegan mesum itu merupakan pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Klaten. Keduanya juga telah mengakui perbuatannya yang tidak senonoh itu. Dalam rekaman berdurasi lima menit itu terlihat seorang lelaki dan perempuan yang telah paruh umur melakukan hubungan suami istri di sebuah gazebo rumah makan lesehan tanpa melepas pakaian. Keduanya mengenakan seragam PNS dengan atribut dan lambang Kabupaten Klaten. Besar kemungkinan adegan mesum di tempat umum tersebut dipergoki orang lain dan segera mengabadikannya. Diduga pelaku perekaman mengambil gambar dengan menggunakan kamera HP berfasilitas bluetooth. Rekaman itu segera beredar dari tangan ke tangan. Orang segera mengenali wajah para pelaku adegan mesum itu dan dugaan mengarah pada dua karyawan bagian tata usaha Dinas PDK Kabupaten Klaten itu. Tak lama berselang pengakuan memang datang dari kedua pelaku. Kepala Dinas PDK Klaten, Djoko Sutrisno, mengatakan kedua pelaku dalam video yang beredar itu memang anak buahnya. Si lelaki berinisial St berusia 50 tahun dan si perempuan berinisial TR berusia 40 tahun. "Kami sudah memanggil keduanya dan mereka mengakui perbuatan tersebut," ujar dia. Sesuai pengakuan pelaku kepada Djoko, peristiwa itu terjadi bulan September 2006 lalu saat keduanya mendapat tugas dari kantor untuk mengantar undangan. Di tengah menjalankan tugas, keduanya mampir di sebuah rumah makan lesehan di pinggiran Kota Klaten. Di tempat itulah hubungan selingkuh itu terjadi. Keduanya saat ini, Rabu (29/11/2006), tidak lagi masuk kerja. Djoko memang memerintahkan keduanya untuk sementara istirahat dulu di rumah masing-masing karena sangat terguncang dengan beredarnya video mesum itu. Dengan istirahat itu pula, kedua pelaku diberi kesempatan menjelaskan kepada keluarganya. Djoko lebih lanjut juga mengatakan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Klaten dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan segera menindaklanjuti temua tersebut termasuk pemberian sanksi kepada keduanya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mbr/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%