Minggu, 12/11/2006 17:45 WIB

Aditjondro Gugat Kedubes Thailand

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Tak terima dirinya dicekal oleh Imigrasi Thailand berdasarkan surat bertanggal 1 Maret 1998, George Aditjondro pun siap menggugat Kedubes Thailand di Indonesia. Selain itu, dirinya melalui Kontras, Senin (13/11/06) besok, dia akan mengirimkan surat kepada Departemen Luar Negeri RI, mempertanyakan tentang pencekalan dirinya dan mempermasalahkan respons KBRI. Tembusannya akan dikirimkan ke Departemen Hukum dan HAM bagian Imigrasi. Hal ini diungkapkan George pada jumpa pers di Kontras, Jalan Borobudur 14, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/11/2006). George Aditjondro dikenal sebagai peneliti kekayaan Soeharto yang tersimpan di luar negeri. Drinya sempat 'lari' ke Australia pada tahun 1995-2002 dan dicekal oleh rezim Soeharto pada Maret 1998. Namun sejak Soeharto jatuh, pencekalan otomatis tidak berlaku. Ini pertama kalinya George kena cekal sejak tahun 1998. George menduga ini berhubungan dengan keadaan politik di Thailand yang baru dikudeta oleh militer. Selain itu Thaland yang mulai mendekatkan diri ke Amerika, menurut dugaan George, mulai menghidupkan watch list yang mengganggu kepentinngan negara adidaya tersebut. Selain itu juga muncul adanya dugaan represi lintas negara di wilayah ASEAN. George juga pernah mengajar di Australia tentang gerakan pembebasan di ASEAN, seperti GAM, RMS, termasuk di wilayah Pattani, Thailand Selatan.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%