detikcom
Senin, 20/03/2006 16:25 WIB

Jumlah TKI di LN Capai 3 Juta

Nurvita Indarini - detikNews
Jakarta - Jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri sangat besar. Jumlahnya mencapai 3 juta orang. Mereka juga mendatangkan remisan yang tidak sedikit, Rp 24 triliun. Sayangnya perlindungan terhadap TKI masih rendah. "TKI itu kan pahlawan devisa, jadi harus mendapat perlindungan," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno usai membuka seminar tentang Perlindungan TKI di Hotel Bumikarsa, Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/3/2006). Remisan merupakan uang yang dikirimkan ke dalam negeri oleh para pekerja di luar negeri. Menurut Erman, selama ini remisan yang ada belum dikelola dengan baik. "Belum ada how to manage remisan. Masih saya wacanakan untuk mengurusi hal ini dengan baik, akan saya bicarakan dengan perbankan," tambah Erman. Menteri yang didukung PKB itu kembali menandaskan, penempatan TKI di luar negeri merupakan salah satu sarana mengatasi angkatan kerja yang membludak. Erman berharap pada tahun ini TKI yang bisa disalurkan mencapai 700 ribu-1 juta orang. Dari angka itu diperkirakan dulangan devisa bisa mencapai Rp 75 triliun per tahun. "TKI sekarang lebih kita arahkan yang profesional, bukan yang informal loh ya, yang skilled-lah, contohnya di bidang industri dengan menggunakan cara pemagangan," kata Erman.
Penimbun BBM gunakan macam macam cara untuk mengeruk keuntungan.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(iy/)





Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
  • Rp .000
  • Rp .000