detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 02/01/2005 16:23 WIB

Kasus Penembakan di Hilton

Adiguna Sutowo Ditahan

Dadan Kuswaraharja - detikNews
Jakarta - Adiguna Sutowo, anak Ibnu Sutowo yang juga adik pengusaha Pontjo Sutowo, Minggu (2/1/2005) pukul 15.55 WIB digelandang masuk tahanan. Adiguna yang diduga pelaku penembakan pelayan bar Fluid Club, Hotel Hilton Yohanes Brachmans Haerudy Natong, dimasukan ke ruang tahanan Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Dia dibawa masuk ke ruang tahanan oleh anggota Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi baik dari pengacara maupun polisi mengenai status penahanan Adiguna Sutowo. Adiguna saat digelandang ke ruang tahanan mengenakan kaos warna abu-abu dan celana training. Muka adiguna tampak lusuh dan tertunduk saat digelandang. Saat digelandang tangannya tampak terlipat ke belakang, dan pegang oleh petugas kepolisian. Dia digelandang setelah menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh Satuan Jatantras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya secara maraton. Dia diperiksa sejak Sabtu (1/1/2005) malam.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mar/)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%