Sinta Gus Dur: Poligami Sengsarakan Wanita

- detikNews
Senin, 11 Des 2006 19:08 WIB
Jakarta - Mulai dari depresi, main cakar-cakaran, hingga sakit-sakitan. Begitulah sengsaranya wanita akibat suaminya berpoligami.Polemik soal poligami di masyarakat ini mendapat perhatian serius dari mantan Ibu Negara Sinta Nuriyah. Menurut istri Gus Dur ini, poligami menimbulkan kesengsaraan terhadap wanita."Lihat saja di masyarakat, wanita banyak yang frustasi, depresi, gila. Yang sakit jadi cepat mati. Kalau mentalnya nggak kuat, bisa cakar-cakaran dengan istri mudanya," kata Sinta.Hal ini disampaikan dia saat ditemui detikcom usai acara peringatan Hari HAM Sedunia yang diadakan LBH Jakarta di Lapangan Borobudur, Menteng, Jakarta, Senin (11/12/2006).Ditambahkan dia, agama Islam pada waktu itu mengatur poligami karena laki-laki Arab di zaman Nabi Muhammad mempunyai istri yang sangat banyak. Untuk mengatur itu, maka dibuatlah aturan poligami."Kalau nabi masih hidup sekarang, aturan poligami barangkali ditiadakan. Ali (Ali bin Abi Thalib, menantu Nabi Muhammad) saja tidak diizinkan nabi untuk memadu Fatimah kok," cetus Sinta.Sinta meminta rencana pemerintah merevisi aturan poligami jangan dipandang untuk mengatur tentang kawin cerai semata. Tapi lebih kepada dampak dari poligami itu. "Kalau akar masalahnya poligami, ya poligami yang perlu diatasi," usulnya.Mengenai argumen jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki, Sinta dengan tegas menolak. Perempuan yang banyak itu berusia lanjut dan yang masih balita. "Kalau yang muda tidak masuk hitungan. Kalau mau sama mereka (balita dan usia lanjut), silakan saja," selorohnya.

(bal/sss)