DetikNews
Rabu 10 Oktober 2018, 19:32 WIB

Bela Fadli Zon soal Naik-naik ke Puncak Gunung, PAN: Itu Ekspresi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Bela Fadli Zon soal Naik-naik ke Puncak Gunung, PAN: Itu Ekspresi Wasekjen PAN Saleh Daulay Partaonan (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -
Waketum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir pemerintah atas kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax menjadi Rp 10.400 dengan mengubah lirik lagu 'Naik-naik ke Puncak Gunung'. PAN menyebut hal itu sebagai bagian dari kebebasan berekspresi.

"Sebuah ekspresi, silakan saja. Selama yang disampaikan itu benar, anggap saja kritik. Mudah-mudahan bisa menyemangati pemerintah agar semakin kreatif," kata Wasekjen PAN Saleh Daulay Partaonan kepada detikcom, Rabu (10/10/2018).


Saleh meminta semua pihak untuk menyikapi secara bijak sindiran Wakil Ketua DPR RI itu. Menurutnya, kritik Fadli terhadap pemerintah bertujuan baik.

"Saya yakin, Pak Fadli Zon mengkritik secara proporsional. Keinginannya sama dengan pemerintah. Ingin agar masyarakat sejahtera dan tidak ada kesulitan sedikit pun," ujarnya.


PT Pertamina (Persero) hari ini menaikkan harga BBM Pertamax menjadi Rp 10.400. Waketum Partai Gerindra Fadli Zon lalu menyindir pemerintah atas kebijakan itu.

Sindirian disampaikan Fadli lewat akun Twitternya, @fadlizon, dengan memuat lirik lagu 'Naik-naik ke Puncak Gunung'. Namun sama seperti lagu 'Potong Bebek Angsa', lirik lagu ciptaan Ibu Sud tersebut diubah Fadli.

Demikian lirik lagu 'Naik-naik di Puncak Gunung' yang sudah diubah Fadli:

NAIK NAIK BBM NAIK
TINGGI TINGGI SEKALI
NAIK NAIK LISTRIKPUN NAIK
TINGGI TINGGI SEKALI
NAIK NAIK PAJAK PUN NAIK
TINGGI TINGGI SEKALI
KIRI KANAN KULIHAT SAJA
BANYAK RAKYAT SENGSARA 2x

tagar 2019GantiPresiden
tagar 2019PrabowoSandiMenang

(mae/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed