DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 10:55 WIB

PKS soal Yerusalem: Donald Trump Rusak Perdamaian Dunia!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
PKS soal Yerusalem: Donald Trump Rusak Perdamaian Dunia! Presiden AS Donald Trump (Nicholas Kamm/AFP Photo)
Jakarta - Ketua Komisi I DPR F-PKS Abdul Kharis Almasyhari menyayangkan pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Kharis menilai kebijakan Trump itu akan merusak perdamaian dunia.

"Langkah seperti itu akan merusak semua upaya perdamaian dan memicu ketegangan dan konflik baru," kata Kharis dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/12/2017).

Kharis menyarankan pemerintah RI segera mengambil sikap. Dia meminta Kementerian Luar Negeri RI segera menjalin komunikasi dengan pemerintah AS lantaran kebijakan Trump ini bertentangan dengan resolusi PBB dan fakta sejarah.


"Indonesia harus berkomunikasi dengan pemerintah AS untuk menghindari kesalahan ini dan menghormati semua resolusi yang dicapai," ujar Kharis.

Lebih lanjut, Trump dikatakan Kharis dapat memicu konflik berskala dunia dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Apalagi AS juga akan segera memindahkan kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Hanya akan melahirkan konflik sangat besar, skala dunia, yang akan merugikan semua pihak," jelas Kharis.

Ditegaskan Kharis kembali, Presiden Joko Widodo, pemimpin negara Indonesia yang mayoritas masyarakatnya umat Islam, dapat memanfaatkan kedekatan dengan pemimpin Liga Arab untuk membahas soal Yerusalem ini.


"Presiden Jokowi dapat memanfaatkan kedekatannya dengan banyak pemimpin dunia. Segera melakukan komunikasi via telepon dengan Presiden Mahmoud Abbas dan pemimpin negara lainnya, menegaskan pentingnya pembentukan sebuah negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya dan pelestarian status Yerusalem dan Haram Al-Sharif untuk perdamaian dan keamanan," ujarnya.

[Gambas:Video 20detik]
(gbr/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed