Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Yakin Menangi Gugatan Reklamasi

Hary Lukita Wardani - detikNews
Rabu, 15 Mar 2017 14:28 WIB
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) optimistis gugatan yang diajukan soal reklamasi pulau F, I, dan K akan dikabulkan. Putusan atas gugatan dibacakan majelis hakim PTUN pada sidang besok, Kamis (16/3/2017).

"Kami optimis putusannya akan sama dengan putusan Pulau G saat di PTUN karena posisinya hampir sama tidak ada yang berbeda. Mereka tidak bisa menghubungkan pengumuman izin lingkungan dan permohonan izin lingkungan," ujar kuasa hukum KSTJ, Tigor Hutapea, dalam jumpa pers di kantor Walhi, Jl Tegal Parang, Jakarta Selatan, Rabu (15/3).

Tigor mengatakan, selama persidangan, pihaknya mengajukan 109 bukti dengan 5 ahli dan 6 saksi dari Teluk Jakarta serta Banten. Sidang gugatan ini diajukan nelayan tradisional, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI).

"Salah satu ahli dari KKP Subandono juga mengatakan kalau ada reklamasi harus ada rekomendasi dari menteri (KKP). Sedangkan tergugat tidak dapat membuktikan adanya rekomendasi," ujarnya.

Gugatan reklamasi Pulau F, I, dan K diajukan kepada PTUN Jakarta pada Januari 2016. KSTJ menggugat Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang pemberian izin pelaksanaan reklamasi terhadap PT Jakarta Propertindo untuk Pulau F, I, dan K.

Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang dimaksud adalah Nomor 2268, 2269 Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau F dan I kepada PT Jakarta Propertindo serta terbit pada 22 Oktober 2015.

Serta SK Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 2485 Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau K kepada PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, yang terbit pada 17 November 2015. (lkw/fdn)