Bom Panci, Kapolri: Pelaku Bawa Sangkur, Senjata dan Bahan Peledak

Zaenal Effendi - detikNews
Senin, 27 Feb 2017 14:43 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Surabaya - Pelaku peledakan bom panci di Taman Pendawa, Bandung tewas akibat luka tembak di bagian dada saat penyergapan di kantor Kelurahan Arjuna. Jasad pelaku kini diautopsi RS Bhayangkara Sartika Asih

"Anggota sudah lakukan negosiasi, tapi pelaku tidak mau. Kemudian sesuai aturan tiga kali diberi warning, maka kita boleh melakukan masuk dan lakukan. Ada tembak-menembak kemudian pelaku tertembak di bagian dada," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada wartawan di Kampus C Gedung Rekotorat Unair Surabaya, Senin (27/2/2017).



Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang dibawa pelaku. Selain ransel, pelaku diketahui membawa senjata api laras pendek.

"Saat itu ditemukan sangkur ada juga senjata genggam dan kemudian diduga masih ada bahan peledak. Tersangka sudah dibawa ke rumah sakit tapi di perjalanan meninggal," sambung Tito.

Tito bersyukur tidak ada korban dari warga akibat ledakan bom panci di Taman Pendawa.

"Efek ledakan tidak besar tapi ada pakunya untung karena gunakan low explosive, efek ledakan tidak besar," sebutnya.

Dia menyebut teror peledakan bom panci ingin menunjukkan eksistensi kelompok teroris dan menuntut teman-temannya dibebaskan.

"Yang bersangkutan ini sudah diketahui identitasnya. Dia sudah di-profile pernah ikut latihan di Aceh Janto, Aceh Besar, dan dulu saat itu saya pimpin operasinya tahun 2011, saat itu tertangkap sekitar 70 orang di dalamnya, termasuk dia. Dulu masuk dalam jaringan JAD," terang Tito.

"Jadi yang bersangkutan sudah diketahui identitasnya dan sudah divonis 3 tahun dan bebas," imbuh dia. (ze/fdn)