detikNews
Rabu 16 November 2016, 10:50 WIB

Kapolri: Demo-demo Kita Lihat Jadi Tidak Fokus, Ada Agenda Lain

Idham Kholid - detikNews
Kapolri: Demo-demo Kita Lihat Jadi Tidak Fokus, Ada Agenda Lain Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Rengga Sancaya/detikFoto)
FOKUS BERITA: Ahok Dieksekusi
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, demo massa terkait pidato kontroversi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga melakukan penistaan agama belakangan menjadi tidak fokus. Meski begitu, pihaknya tidak terpengaruh.

"Demo-demo yang ada itu adalah demo yang kita lihat sudah mulai menjadi tidak fokus. Demo mayoritas masyarakat adalah demo untuk menuntut proses hukum. Polri tidak tertekan untuk itu," kata Tito.

Pernyataan itu disampaikan Tito dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016). Dia mengadakan jumpa pers usai Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

"Kita mensinyalir adanya demo-demo yang memanfaatkan momentum ini dalam rangka untuk agenda yang lain. Agenda-agenda di antaranya langkah-langkah inkonsitusional," sambungnya.

Tito mengatakan, para penyelidik bekerja sesuai fakta-fakta hukum yang objektif. Dia sudah menekankan itu kepada jajarannya, agar bekerja sesuai aturan dan pembuktian hukum yang ada di Indonesia.

"Semua keputusan pasti akan mendapat risiko. Risiko pihak yang pro maupun kontra. Namun saya sudah menyampaikan kepada tim penyelidik silakan bekerja sesuai fakta hukum. Apapun hasilnya ambil kepuutusan dengan segera," jelasnya.

Tito menekankan agar masyarakat tidak melakukan demo-demo yang menyimpang dari kasus Ahok ini. Tito menyebut kasus Ahok sudah masuk peradilan, masyarakat silakan mengawal kasus ini.




(hri/fjp)
FOKUS BERITA: Ahok Dieksekusi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com