detikNews
Minggu 25 September 2016, 09:39 WIB

KNKT Rekomendasikan Runway Bandara Wamena Diperpanjang, Menhub: Sedang Dikaji

Bisma Alief - detikNews
KNKT Rekomendasikan Runway Bandara Wamena Diperpanjang, Menhub: Sedang Dikaji Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengkaji rekomendasi dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menambah landasan pacu (runway) di Bandara Wamena, Papua. KNKT meminta runway di Bandara Wamena ditambah dari 2.175 meter menjadi 2.500 meter, menyusul insiden tergelincirnya pesawat Trigana Air.

"Jadi rekomendasi dari KNKT akan kita kaji, apakah memang memanjangkan (runway) jadi salah satu cara untuk menyelesaikan keselamatan (di Bandara Wamena). Kalau jadi satu keharusan akan kita bangun," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada detikcom di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2016).

Salah satu kajian lain yang sedang dilakukan oleh pihak Kemenhub selain runway adalah keberadaan ATC di Bandara Wamena. Karenanya Menhub tidak ingin terburu-buru memanjangkan runway di sana.

"Saya akan diskusi, rekomendasi akan dibahas. Kalau memanjangkan (runway) baru bisa tahun depan, tapi kalau ATC bisa sesegera mungkin," ujar Budi Karya.

"Akan kita lakukan bertahap. Yang pasti kita akan improve (bandara) Wamena menjadi lebih aman," tutupnya.

Baca juga: KNKT Rekomendasikan Panjang Landasan Bandara Wamena Ditambah

Pesawat Trigana dengan nomor penerbangan TGN 7321 mengalami insiden saat mendarat di Wamena, Selasa (13/9) yang lalu. Pesawat mengalami kerusakan parah, antara lain main gear yang patah dan tertinggal di runway. Mesin pesawat sebelah kiri yang menyentuh aspal dan perut pesawat yang robek.

Pesawat dengan nomor registrasi PK YSY dan jenis pesawat B 737 ini dipiloti oleh Jatmiko dengan First Officer atau kopilot Iwan. Pesawat tergelincir saat mendarat di Bandara Wamena dari Bandara Sentani, Jayapura.
(Hbb/Hbb)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com