DetikNews
Jumat 23 September 2016, 16:12 WIB

Ruhut: Aku Takut Agus Yudhoyono Enggak Menang, Ngeri Sekali

Danu Damarjati - detikNews
Ruhut: Aku Takut Agus Yudhoyono Enggak Menang, Ngeri Sekali Ruhut Sitompul (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyayangkan Partainya mengusung Agus Harimurti Yudhoyono menjadi calon gubernur di Pilgub DKI 2017. Pendukung Ahok itu menyatakan, sesunguhnya Agus sedang disiapkan untuk menjadi calon presiden pada 2024 nanti.

"Karena aku pikirkan dia untuk capres pada 2024, bukan untuk sekarang (Pilgub DKI 2017). Dia harus jenderal dulu. Dia sekarang Mayor loh. Entahlah kalau Pak SBY PD (percaya diri) bisa memenangkan anaknya ya, kami hormati," kata Ruhut saat berbincang, Jumat (23/9/2016).

Ruhut menyatakan dirinya sudah menyampaikan ke Presiden Jokowi, agar memperhatikan kecermelangan putra SBY berpangkat Mayor Infanteri Angkatan Darat ini. Jokowi-pun merespons baik. Dia menitipkan Agus ke Jokowi sekitar dua bulan lampau di Istana Negara.

"Malam-malam, aku titip Agus ke Pak Presiden. Aku empat mata bersama Pak Jokowi. Saya sampaikan, aku punya adik, yakni anaknya Pak SBY. Tolong dukung karier beliau. Aku 10 jari memohon ke Pak Jokowi," tutur Ruhut.

Tak seharusnya, kata Ruhut, Agus diusung menjadi cagub penantang Ahok sekarang. Apalagi Agus adalah tentara yang harus setia pada negara. Akan lebih baik bila Agus sukses di TNI terlebih dahulu.

"Walaupun kadang-kadang aku takut kalau dia enggak menang, kasihan. Umurnya masih kepala tiga, tahunya harus pensiun, ngeri sekali. Aku sayang sama SBY. Tapi dia berhak memutuskan dan aku hormati keputusan itu," kata Ruhut.

Kata dia, ada para pembisik SBY yang membuat Agus diusung di Pilgub DKI 2017. Ruhut lantas menyindir sana-sini, menyebut nama Roy Suryo.

"Roy Suryo dan lain-lain jangan suuzon dengan Jokowi. Roy Suryo manusia enggak jelas, mantan menteri, orang Jogja enggak mau pilih dia. Sidang Jesica enggak diundang datang, ribut-ribut diusir hakim. Seharusnya semua masalah Pak SBY saja yang turun, jangan penjilat-penjilatnya," tutur Ruhut.

Ruhut juga menyebut orang lain lagi yang digolongkannya sebagai pembisik SBY. "Ada mantan menteri, anaknya ditangkap masuk bui karena korupsi videotron. Eh, dianya enggak, yang penanggung jawab anggaran. Betul enggak? Ada juga lawyer yang membela korupsi tapi enggak pernah menang," sindir Ruhut.

"Banyak pembisik-pembisik lain, dan banyak partai-partai lain yang sembuynyi di balik Pak SBY," ujar Ruhut.


(dnu/van)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed