Sopir Taksi Jujur Ini Diganjar Hadiah Umrah karena Kembalikan iPad Bos Travel

Rachmadin Ismail - detikNews
Kamis, 04 Jun 2015 12:50 WIB
dok. Hannien Tour
Jakarta - Sopir taksi Blue Bird Safdirzon diganjar hadiah umrah oleh perusahaan travel Hannien Tour. Kejujurannya mengembalikan barang berharga milik sang dirut dihargai dengan hadiah istimewa. Bagaimana kisahnya?

Pada 11 Mei 2015 lalu, Dirzon membawa penumpang Direktur Utama Hannien Tour Farid Rosyidin dan Direktur Humasnya Arief Munandar dari Cibinong ke Bandara Halim Perdanakusuma. Setibanya di bandara, kedua penumpang tersebut terburu-buru check in mengejar penerbangan ke Solo, sehingga tidak menyadari iPad-nya tertinggal di dalam taksi.

Dirzon kemudian memeriksa bangku belakang penumpang dan menemukan iPad itu. Dia lalu kembali memutar taksinya ke arah bandara dan meminta pada petugas bandara agar diberikan akses masuk ke ruang check in agar bisa mengembalikan barang tersebut.

"Singkat cerita Safdirzon berhasil mengembalikan iPad Dirut Hannien Tour yang tertinggal di mobilnya," demikian cerita Direktur Humas Hannien Tour, Arief Munandar, kepada detikcom, Kamis (4/6/2015).

Saat itu, pihak Hannien Tour tak mengetahui identitas Safdirzon. Setibanya di Solo, mereka lalu menelusuri sosok sang sopir dan akhirnya bisa terlacak.

Hingga akhirnya, pada hari Minggu 31 Mei 2015 di hadapan Manajemen Hannien Tour, Manajemen Blue Bird Group dan peserta Gahtering Mitra Marketing Hannien Tour, Safdirzon mendapatkan anugrah Piagam Kejujuran dan Hadiah Umrah bersama Hannien Tour. Pada bulan Januari mendatang, Dirzon akan berangkat umrah gara-gara kejujurannya.

"Kejujuran adalah kesederhanaan yang mewah saat ini. Kami berharap Piagam Kejujuran dan hadiah umrah ini akan membuka mata kita dan para pemimpin negeri ini, bahwa budaya kejujuran ini masih hidup di tengah masyarakat kita," ungkap Arief.

Kisah para sopir taksi jujur bukan kali ini saja. Sebelumnya ada sopir taksi Express yang mengembalikan duit Rp 100 juta milik penumpangnya dan yang terakhir terjadi di Surabaya, saat sopir taksi Orenz mengembalikan uang Rp 10 juta yang tertinggal.



(mad/fjr)