Sopir Taksi Ini Ingin Kembalikan Uang Rp 10 Juta yang Tertinggal di Mobilnya

Zainal Effendi - detikNews
Senin, 01 Jun 2015 18:06 WIB
Surabaya, -

Apa yang dilakukan Muryanto patut ditiru. Si Sopir Taksi ini menemukan uang Rp 10 juta yang tertinggal di mobilnya dan berjuang untuk menemukan si pemiliknya uang itu.

Muryanto adalah sopir taksi Orenz yang menemukan dan berniat mengembalikan uang Rp 10 juta kepada pemiliknya.

Hingga Senin sore (1/6/2015), Muryanto masih mengaku ketakutan dan kepikiran dengan uang yang ditemukan di kursi penumpang taksi yang dikendarainya usai mengantar penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Ngejer, wedi kulo pak sampe sak niki. Kepikiran kulo, yok nopo ibu sing kulo teraken kelangan arto sak monten katahe (gemetar, takut saya Pak, sampai sekarang. Saya kepikiran, bagaimana ya Ibu yang saya antar telah kehilangan uang begitu banyak," ujarnya saat berbincang bincang saat ditemui detikcom.

Pria yang sudah menggeluti pekerjaan sopir taksi selama 22 tahun ini menegaskan sama sekali tidak pernah mengharapkan imbalan apapun setelah menemukan uang tunai yang ditemukan tercecer di lantai mobil taksinya. " Saya sepeser pun tidak berharap. Lillahi ta'ala saya, saya kerja. Niku lo senes rejeki kulo. Sak bejat bejat'e kulo, sak elek elek'e kulo. Kulo mboten purun nyukani tuyo butek teng yugo kulo. Kulo usaha nyukani tuyo bening (Itu bukan rezeki saya. Sebajat-bejatnya saya, sejelek-jeleknya saya, saya tidak mau kasih air kotor ke anak saya, saya usahakan beri air bersih dan bening ke anak-anak saya)," tegasnya.

Muryanto pun menceritakan awal kejadian mulai mengantar hingga menemukan uang tunai Rp 10 juta yang ia kembalikan melalui kantor.

Kejadian itu berawal pada Sabtu malam (30/5) sekitar pukul 18.30 di kawasan perumahan Pondok Candra, Muryanto yang sedang minum kopi di warung dipanggil seseorang untuk mengantarkannya ke Pelabuhan Tanjung Perak. "Saat turun, argonya habis Rp 42.500 dan dibayar Rp 50 ribu, kemudian saya kasih kembalian Rp 7 ribu, kemudian saya sampaikan, periksa kembali barang-barangnya jangan sampai ada yang tertinggal," ujarnya sambil mengingat kejadian tersebut.

Singkat cerita, usai mengantar, bapak dua anak ini berhenti kembali di kawasan Tambak Bayan dan melihat di kursi penumpang belakang tidak ada barang yang tertinggal.

"Saat saya kembali ke garasi, ditemukan tukang cek mobil kalau ada banting (barang yang tertinggal). Langsung saya bawa ke bagian operasi dan dibuatkan tanda terima kalau ditemukan banting di kendaraan," ungkapnya.

Usai menyerahkan barang tertinggal berupa uang tunai ke kantor, Muryanto tetap merasa kepikiran. Bahkan makin ketakutan ketika diberitahu sesama sopir jika namanya disebut-sebut di sebuah radio swasta. Ia pun bergegas menghubungi radio swasta tersebut dan menjelaskan kronologi kejadian penemuan uang tunai tersebut.

"Bahkan selama dua hari setelah kejadian ditemukan saya kembali ke tempat di mana Ibu itu meminta saya mengantarkan ke pelabuhan dengan harapan ada saudaranya datang dan menanyakan ke saya, tapi tidak ada. Bahkan siang tadi saya juga sempat parkir di sana dengan harapan sama," pungkas Muryanto.

Akankah Muryanto menemukan si pemilik uang tersebut?



(Zainal Effendi/Fajar Pratama)